Kendati begitu, ditengah usahannya yang sedang berkembang, dia mengaku, kesulitan untuk memasarkan kerajinan secara luas. Bahkan, untuk pengembangan Tata masih membutuhkan modal.
Sedangkan untuk bahan baku sendiri di desa Tarajusari sangat banyak ditemui pohon bambu. Sehingga, dia tidak merasa khawatir kekurangan bahan baku.
’’ Saya Cuma berharap kepada pemerintah mau membantu usaha saya ini agar lebih berkembang,” kata Tata. (yan)
