Terminal Cimindi Sepi

Terminal Cimindi Sepi
TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/JABAR EKSPRES
DITENGAH KERAMAIAN: Seorang ibu berjalan di tengah keramaian lalu lintas di bawah jembatan layang Cimindi yang sering terjadi kemacetan akibat angkot ngetem.
0 Komentar

CIMAHI – Keberadaan ter­minal tipe C Cimindi sepertinya tidak direspon baik oleh penge­mudi anggkutan kota (Angkot). Hal ini, terlihat dari banyaknya kendaraan angkot yang men­cari penumpang di bawah je­mbata Flyover Cimindi.

Sejak dioperasikan dari pada 2016 lalu, Terminal tersebut pengemudi angkot dari berbagai jurusan tampak masih mencari penumpang di sekitar persimpangan. Sehingga, menimbulkan kemacetan. Bahkan, kon­disi ini berbading terbalik dengan Terminal Cimindi yang terlihat sepi dari angkot yang masuk.

Yanto, 48, salah satu sopir angkot jurusan Cimindi-Ci­patik mengaku, memutar dan ngetem di sekitar bunderan flyover masih menjadi pilihan semua sopir angkot. Sebab, bila mencari penumpang di terminal sangat sepi peminat.

Baca Juga:PN Bale Bandung Terapkan PTSPPotensi Hujan Masih Tinggi, Warga Diminta Tetap Waspada

’’Kebanyakan penumpang juga lebih milih naik dan tu­run dipersimpangan Cimin­di bawah flyover jadi saya carinya ya disini,” jelas Yanto ketika ditemui kemarin (2/3).

Sementara itu, Ahmad Fai­sal, 20, sopir angkot lainnya mengatakan, di bawah Flyo­ver ini banyak peminat yang mau naik angkot. Terlebih, daerah simpang ini tempat turun naik nya penumpang dari berbagai jurusan. Bahkan, tidak usah cape untuk berja­lan menuju terminal.

’’Memang kita sering ditegur petugas kalau ngetem di sini, tapi karena lebih menguntung­kan ya nekad saja,’’ ujarnya.

Sub Terminal Cimindi sen­diri dibangun saat masa ke­pemimpinan Wali Kota Cimahi Atty Suharti. Terminal seluas 472 meter persegi itu dibangun dengan menghabiskan ang­garan hingga Rp 840 juta. Terminal tersebut dibangun untuk mengakomodir angkot jurusan Cimindi-Nanjung-Cipatik, Cimindi-Cimahi dan Cimindi-Margaasih.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Angkutan dan Pene­rangan Jalan Umum Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Endang mengakui, memang masih banyak angkot yang ngetem untuk mencari pe­numpang disekitar bawah flyover Cimindi.

Dirinya beralasan, banyaknya angkot ngetem di luar termi­nal dikarenakan luasan Ter­minal Cimindi tidak ideal untuk mengakomodir angkot dari tiga trayek tersebut.

Dirinya menyebutkan, bila dihitung ada sekitar 200 unit angkot yang beroperasi pada trayek Cimindi-Nanjung-Cipatik, Cimindi-Cimahi dan Cimindi-Margaasih. Sehing­ga, bila seluruh angkot ngetem di terminal tidak akan sanggup menampunya.

0 Komentar