Mengomentari wakil Kang Emil yang sekarang sedang ramai dibicarakan, Saan mengungkapkan jika Nasdem dari awal sepenuhnya menyerahkan soal wakil ke Kang Emil karena Nasdem menghargai apa yang menjadi otoritas Kang Emil.
“Kalau nanti kita paksakan dan Kang Emil nggak cocok kan probelm. Dalam perjalanannya, kita tidak ingin gubernur tidak cocok dengan wakilnya hanya karena partai memaksakan diri mengajukan wakilnya. Ada beberapa contoh kepala daerah tidak cocok demgan wakilnya yang akhirnya pembangunan daerah terbengkalai,” kata Saan.
Nasdem memilih Kang Emil, kata Saan, karena memiliki visi dan misi Kang Emil sejalan dengan partainya yang selalu amanah, konsisten, dan dekat dengan rakyat. Selain itu kuga karena prestasi Kang Emil dalam membangun kota Bandung sangat membanggakan. “Semoga Kang Emil terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat, dengan terpilihnya Kang Emil diharapkan Beliau mampu membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat Jawa Barat,” kata Saan.
Partai Nasdem adalah partai pertama yang mendukung Ridwan Kamil untuk maju dalam kontestasi Pilkada Jabar. Hingga kini, Kang Emil sudah diusung 4 partai dengan total 38 kursi DPRD. Rinciannya, Partai Nasdem (5 kursi), PKB (7 kursi) dan PPP (9 kursi) dan Golkar 17 kursi telah lebih dulu memberi ‘tiket’ Kang Emil ke Pilgub Jabar. (yan)
Ridwan Kamil Pastikan Tidak Masuk Partai Manapun

DEKLARASI DUKUNGAN: Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan Daniel Muttaqien saat berbicara di hadapan kader Golkar di Kantor DPP Golkar, Jakarta, kemarin (9/11).