Imbau Warga Siaga Bencana

Imbau Warga Siaga Bencana
NORMALISASI BANJIR: Alat berat mengangkat material endapan kali Banjir Kanal Barat, di Jakarta, baru-baru ini. Proses pengerukan mulai dikerjakan untuk megantisipasi air di kanal banjir barat yang sering meluap ketika hujan akibat penyempitan jalur sungai.
0 Komentar

Dia mengatakan, jika di sebuah kabupaten/kota terjadi bencana alam dan langsung bisa ditangani oleh BPBD atau pihak terkait. Maka, tidak diperlukan penetapan status siaga atau darurat bencana.

Menurut dia setiap tahunnya Pemprov Jawa Barat mengalokasikan anggaran Rp 75 miliar dana tak terduga untuk kepentingan penanganan bencana alam.

”Dan saya sering bilang Jabar itu aman soal logistik (bencana alam). Saya sadar penduduk Jabar itu banyak. Sebanyak 3.200 ton beras ada, insya Allah bencana di mana pun insya Allah mitigasi bencana siap,” urainya.

Baca Juga:Pemkab Bandung Barat Gelorakan Go WTP 2017JK Masih Favorit Dampingi Jokowi

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat Dicky Saromi mengatakan, bersama BPBD Pangandaran telah melakukan berbagai upaya penanganan korban bencana banjir dan longsor.

Upaya yang dilakukan di antaranya mendirikan tenda untuk tempat penampungan sementara dan mendirikan dapur umum.

”BPBD Jabar telah mengirimkan bantuan berupa makanan instan siap saji, selimut, dan perlengkapan lainnya. Saat ini, kami masih terus dilokasi untuk mendata terus jumlah korban dan berbagai kebutuhan yang diperlukan semua korban bencana,” jelasnya. (ant/bbs/rie)

0 Komentar