oleh

NJP Gelorakan Budaya Sunda Kudu Tandang Midang

jabarekspres.com, BANDUNG – Napak jagat Pasundan (NJP) sudah menginjak tahun kelima. Pagelaran kali ini mengusung tema “Tandang Midang” ddigelar di lapang Desa Bojong Mekar Kecamatan Cipeundey Bandung Barat,  Sabtu (9/9).

Sebelum NJP 2017 di titik ke lima ini, sebelumnya sudah digelar di Soreang Kabupaten Bandung, Sumedang, Cianjur dan Garut. Pagelaran ini akan berakhir di Pangandaran, Ciamis pada Oktober mendatang.

Baca Juga:  Nekat Angkut Pemudik, Polresta Bandung Amankan 5 Kendaraan Travel Gelap

Seperti pada perhelatan sebelumnya yang kerap menampilkan kesenian daerah. Pada pementasan kali kelima ini mengambil dari sanggar dan paguron di Cipeundey dengan menampilkan Sebelas kesenian dari Tujuh desa. Selain menampilkan telent talent lokal Cipeundeuy. Selain itu dalam kesempatan itu pun ada dialog budaya dengan menghadirkan Duta Napak Jagat Pasundan Ega Robot dan Kang Ismed pendiri grup Samba Sunda.

NJP setiap tahunnya selalu memiliki visi untuk kembali mengingatkan masyarakat khususnya generasi muda untuk kembali mengingat kekayaan seni dan budaya yang dimiliki masyarakat di tatar Pasundan. Suguhan NJP ini menurut team leader DSO Bandung Barat Pandu Herbintang, diharapkan dapat memberikan tontonan sekaligus tuntunan dan kepedulian terhadap kekayaan budaya daerah.

Baca Juga:  Banyak Anak-Anak Bekerja di Jalanan, Bandung Belum Jadi Kota Layak Anak

Sebut dia, NJP memberikan gambaran budaya yang berkolaborasi dengan medernisasi namun tidak menghilangkan dasar budaya yang sudah menjadi modal dan kekayaan serta jati diri daerah. ”Dengan harapan dapat menggugah masyarakat tatar Pasundan untuk melestarikan seni dan budaya,” terangnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga