oleh

Guru PNS Minim, DPRD Prihatin

jabarekspres.com, SOREANG – Beberapa Sekolah di Kabupaten Bandung mengeluhkan minimnya tenaga pendidik PNS. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung harus mengambil sikap untuk mendorong program pemerintah Kabupaten Bandung dalam program peningkatan sumber daya manusia (SDM) sektor pendidikan.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Bandung Komisi D Osin Permana, mengatakan selama ini program pertama pemerintah kabupaten bandung disektor peningkatan sumber daya manusia (SDM). Salah satunya SDM sektor pendidikan tersebut yaitu, intinya tenaga pendidik atau guru.

“Selama ini, kami banyak menerima aspirasi minimnya tenaga pendidikan dari beberapa sekolah yang ada di wilayah kabupaten Bandung. khususnya yang berstatus PNS, memang Guru di dinas pendidikan masih terbatas baik di sekolah dasar atau SMP,” Kata Osin Permana saat ditemui wartawan usai kegiatan Reses di Desa/Kecamatan Cimaung kemarin,(29/8)

Menurutnya karena keterbatasan tenaga PNS, maka beberapa sekolah terpaksa melakukan rekrutmen tenaga honorer untuk mendorong pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Sehingga sekolah membutuhkan dorongan penambahan anggaran untuk memenuhi insentif guru hohor.

“Nah guru honor ini, kan masih mengeluhkan tentang kurangnya pendapatan untuk menutupi kebutuhan hidup mereka. Oleh sebab itu, diperlukan konsen bersama bagaimana memikirkan kehidupan guru honor itu. Salah satunya kita dorong, untuk peningkatan Dana Biaya Oprasional Sekolah Daerah (BOSD),” kata Osin

Dirinya menambahkan Karena selama ini alokasi yang diperuntukan untuk insentif guru honor dari dana BOS pusat hanya 15% dibagi berapa bulan. Sehingga alokasinya masih jauh dari cukup, perbulan insentif honorer selama ini masih di bawah Rp 500 ribu perbulan. Oleh karena itu, dewan akan dorong dari alokasi dana Bos Daerah untuk menutupinya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.