oleh

Lawan MEA dan AFTA Dengan Action

“Pemerintah akan memfasilitasi UKM yang menginginkan produknya dipasarkan di toko-toko moderen, tapi syaratnya dalam pengemasan harus bagus, baik dan menarik, diluar itu kreatifitasnya saya apresiasi karena kemasannya tidak menggunakan plastik sehingga lebih ramah lingkungan,” puji Popi.

Menjadi wirausahawan menurutnya tidak harus kaya, asal ada kemauan pasti ada jalan. Dia menyerukan agar para pemuda jangan lagi menjadi generasi muda beban negara, akan tetapi menjadi kebanggaan dan memberikan arti yang positif bagi negara.

Baca Juga:  Pelatihan Bagi Puluhan Pelaku UMKM, Begini Harapan Kelurahan Pancoran Mas

“Jika semua kecamatan seperti ini maka para IKM, UKM dan UMKM Kabupaten Bandung akan lebih meningkat lagi dari segi kualitas,” seru Popi.

Tujuan kegiatan Gebyar ini, ungkapnya, adalah agar masyarakat lebih tertarik lagi untuk menciptakan lapangan kerja, dengan bangkitnya para pengusaha muda di IKM, UKM dan UMKM yang didukung baik oleh pihak swasta maupun pemerintah, merupakan suatu tenaga dan semangat baru bagi pemerintah daerah dalam upaya menekan angka pengangguran.

Baca Juga:  Pulihkan Ekonomi, BRI Salurkan Kredit Mikro Hingga 45%

Selain itu, tujuan lain adalah untuk membentuk paguyuban IKM, UKM dan UMKM untuk saling berbagi ilmu yang bermanfaat, agar mempunyai daya saing yang lebih tinggi dan tercapainya kemandirian bagi para pengusaha baik yang sudah maju maupun yang baru merintis.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

Baca Juga