Biaya Politik Besar karena Masa Kampanye Tiga Bulan

diskusi pilkada
AMRI RACHMAN DZULFIKRI/JABAR EKSPRES
DISKUSI POLITIK: Ketua PSSI Kota Bandung Yana Mulyana (kedua dari kanan), Sekretaris DPD Partai Golkar Jawa Barat H. Mq Iswara (tengah), dan Ketua Bandung Creative City Forum (BCCF) Fiki Satari (ketiga dari kiri) berfoto bersama diskusi politik Pilkada Kota/Kabupaten Tahun 2018 di Graha Pena Jabar Ekspres, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Senin (15/5).
0 Komentar

”Ini saya keluarkan dari uang pribadi saya, meskipun saat itu saya gagal menjadi bu­pati,” ucap Eni.

Selain itu, sama halnya da­lam ajang pemilihan legisla­tif untuk maju menjadi seba­gai anggota DPD RI. Menurut­nya, jumlah biaya baik untuk operasional ataupun kampa­nye lebih besar lagi. Terlebih, menjadi calon anggota DPD RI meliputi seluruh wilayah di 26 kota/kabupaten di Jabar.

”Biayanya Rp 30 miliar waktu itu. Kalau pun pemilu nanti, saya pikir biayanya akan lebih besar lagi,” pung­kas Eni. (mg2/yan/rie)

0 Komentar