Penembakan di Rumah Ketua Fraksi PKS Jazuli Juwaini

TKP
MIFTAHULHAYAT/JAWA POS
IDENTIFIKASI: Petugas dari Polda Metro Jaya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
0 Komentar

”Usai pulang kuliah dan masuk kamar melihat serpihan kaca di atas kasur dan lantai,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono. Namun, dia tidak ambil pusing. Serpihan kaca dibersihkan kemudian dia tidur untuk mengistirahatkan badan.

Esoknya sekitar pukul 04.45, Siti Nurseha yang juga kakak Syarifuddin membangunkan adiknya untuk melaksanakan salat subuh. Siti juga sempat menyalakan lampu dan mendengar cerita dari Syarifuddin bahwa kaca kamarnya berlubang. Melihat lubang yang dimaksud, Siti lantas menduga bahwa lubang tersebut muncul setelah terkena tembakan senjata api.

”Setelah itu, kakaknya melaporkan kepada isteri Jazuli. Lalu melapor ke RT dan ke Polsek Ciputat,” terang pria yang akrab dipanggil Argo itu.

Baca Juga:Jamu Persipura, Persib Tak Diperkuat Febri dan ZolaDedi Mulyadi Bingung Tentukan Pilihan

Mendapat laporan tersebut, polisi langsung mendatangi rumah Jazuli di Jalan Musyawarah Nomor 10, Ciputat, Tangerang Selatan. Bersama tim Laboratorium Forensi Badan Reserse Kriminal (Labfor Bareskrim) Polri, mereka melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP). Sampai berita ini dibuat kemarin malam (4/5) polisi belum berhasil menemukan proyektil peluru yang diduga menjadi penyebab kaca kamar keponakan Jazuli berlubang. ”Belum kami temukan. Kami belum bisa menarangkan atau memastikan jenis senjata apa,” imbuhnya.

Menurut Argo, keterangan lebih lengkap akan disampaikan setelah Polda Metro Jaya mendapat hasil olah TKP dari Labfor Bareskrim Polri. ”Arahnya dari mana, ditembakan dari jarak berapa, kemudian cekungan masuknya ke mana,” terang dia. Semua itu bakal dianalisis guna memastikan informasi dugaan penembakan salah satu kamar di rumah Jazuli. ”Nanti hasil olah TKP akan kami sinkronisasi dengan keterangan saksi dan barang bukti yang lain,” ungkap dia menegaskan.

Meski tidak ada saksi mata yang melihat langsung penembakan tersebut, sambung Argo, pihaknya berupaya mencari tahu penyebab lubang di kaca kamar ponakan Jazuli. ”Tetap kami upayakan. Kami cari tahu,” jelas dia. Berkaitan dengan alat bantu seperti closed circuit television (CCTV) Argo menyatakan bahwa polisi belum sampai ke sana. ”Nanti pengembangan,” imbuhnya. Yang pasti, Polda Metro Jaya menunggu hasil olah TKP yang sudah dilaksanakan kemarin. (bay/syn/rie)

Laman:

1 2
0 Komentar