Kesal Gaji di Bawah UMK, Perum DAMRI Tidak Berpihak pada Karyawan

Kesal Gaji di Bawah UMK, Perum DAMRI Tidak Berpihak pada Karyawan
FAJRI ACHMAD NF / JABAR EKSPRES
TUNTUT HAK: Sejumlah masa yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pekerja Damri Bersatu (FKPDB) unjuk rasa di depan Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Rabu (26/4).
0 Komentar

”Jelas bertentangan dengan Undang-undang nomor 13/ 2013 pasal 91 ayat (1) dan (2) tentang PKB,” tegasnya.

Senada dikatakan Ketum Federasi BUMN Sinergi, Ah­mad Irvan Nasution menam­bahkan, PKB yang diterbitkan Perum DAMRI dengan oknum serikat pekerja batal demi hukum. Hal itu, kata dia, ber­dasarkan putusan kasasi Makamah Agung yang isinya hak yang harus didapatkan karyawan saat pensiun ada­lah, pesangon, penghargaan masa kerja, pergantian hak, dan hak JHT.

Tapi yang dibayarkan Perum DAMRI hanya JHT, sisanya tidak dilaksanakan. Padahal bila mengacu pada PKB yang diterapkan Perum DAMRI, itu dinyatakan batal demi hukum karena bertentangan dengan UU dan dipertegas oleh pasal 90 ayat 1 dan 2 di mana, jika PKB bertentangan maka harus kembali ke UUD.

Baca Juga:IIOutfest 2017 Hadir dengan Ide SegarMKKS Tegur Kepsek se-Kabupaten Bandung

”Jika pemerintah daerah tidak menindaklanjuti as­pirasi para karyawan. Ma­ka kami akan menggelar aksi yang lebih besar lagi,” pungkasnya. (dn/fik)

0 Komentar