Di kelas IV lainnya, siswa sedang belajar matematika. Mereka tampak asyik membuat beragam bentuk kotak berbahan kardus atau kertas karton. Mereka tengah mempelajari beragam bentuk bangun ruang dengan mengidentifikasi jumlah sudut, sisi, dan rusuknya.
Paul Weisenfeld juga memuji kepala sekolah dan jajaran guru yang telah mengelola sekolah dengan baik. Menurutnya, manajemen sekolah tampak sangat mendukung bagi proses pembelajaran aktif. Tambahan pula, peran serta masyarakat terhadap sekolah ini begitu baik. Komite sekolah dan orang tua berpartisipasi aktif mendukung manajemen dan pembelajaran di sekolah.
Kepala SDN Utama Mandiri 1 Cimahi, Cucum Suminar mengaku terbayar kerja kerasnya selama ini mengelola sekolah ketika menyaksikan kerja keras para guru dalam memfasilitasi proses pembelajaran yang aktif dan efektif. ”Anak-anak tampak betah belajar di sekolah ini, sehingga sering kali sudah waktunya pulang tapi mereka masih tetap di sekolah,” tuturnya.
Baca Juga:Empat Pimpinan SKPD TerisiAjak Jaga Ekosistem Hutan lewat Tarian
Kinerja siswa tercermin pada beragam pajangan karya siswa yang menghiasi ruang kelas, papan pajangan, dan majalah dinding di lingkungan sekolah. Menurut Cucum, dahulu sekolah ini tidak dilirik, tapi kini menjadi rujukan dan sasaran kunjungan. Baik dari luar provinsi maupun tamu internasional.
Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Kota Cimahi, Nana Suyatna, menyampaikan terima kasih kepada pihak RTI yang telah melaksanakan program Usaid di Kota Cimahi. “Kami merasa sangat terbantu dalam mengembangkan pendidikan dasar berkualitas. Seluruh sekolah mitra dan segenap stake holder Kota Cimahi merasakan manfaat besar dari program ini dan dampaknya di tingkat sekolah tampak nyata di SD ini,” ucap Nana.
Ia juga menyatakan komitmennya untuk memelihara berbagai praktik baik dampak program Usaid Prioritas dan menurutnya langkah-langkah menjamin keberlanjutan program yang sudah dimulai. (*/any/ign)
