Peragakan 28 Adegan, Prarekonstruksi Kasus Pungli Pemkot Bandung

Peragakan 28 Adegan, Prarekonstruksi Kasus Pungli Pemkot Bandung
FAJRI ACHMAD NF. / BANDUNG EKSPRES
PRAREKONSTRUKSI: Sejumlah petugas saat mengambakan jalannya prarekonstruksi OTT di DPMPTP,Kota Bandung, kemarin (1/2). Sebanyak 28 adegan diperagakan dalam prarekonstruksi tersebut.
0 Komentar

bandungekspres.co.id, Bandung – Sebanyak 50 orang staf Dinas Penananaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung diikutsertakan dalam prarekonstruksi operasi tangkap tangan (OTT) di Jalan Cianjur, Kota Bandung, kemarin (1/2). Tidak kurang dari 28 adegan diperagakan, termasuk pola yang dijalankan sang kepala dinas Dandan Riza Wardana saat menerima suap.

Di samping itu, lima tersangka lain dalam kasus dugaan pungli tersebut juga ditampilkan untuk memerinci alur pungli yang selama ini terjadi di DPMPTSP.

polisi turut mengumpulkan staf kantor tersebut untuk ikut prarekonstruksi. Proses prarekonstruksi yang digelar Satrekrim Polrestabes Bandung ini menampilkan sejumlah adegan. Mereka dibawa dari ruang tahanan Mapolrestabes Bandung untuk melaksanakan prarekonstruksi di dalam kantor tersebut.

Baca Juga:Satu RW Satu PAUD, Tumbuhkan Minat dan Bakat Anak di Masa KeemasanPerpanjang Kontrak dengan TPA Sarimukti

”Tadi ada 28 adegan. Semua tersangka memperagakan perannya masing-masing,” kata Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Yoris Maulana usai prarekonstruksi, kemarin.

Seluruh adegan prarekonstruksi itu dilaksanakan di dalam sejumlah ruangan kantor DPMPTSP Kota Bandung. Termasuk mengundang 50 orang staf kantor hadir dalam prarekonstruksi. ”Kami hadirkan untuk mengetahui bagaimana saja proses perizinan, lalu di meja dan komputer mana yang digunakan,” tuturnya.

Menurut Yoris, para tersangka bersikap kooperatif sepanjang tahapan kegiatan tersebut. Yoris menjelaskan, sebanyak 28 penyidik Satreskrim Polrestabes Bandung dilibatkan dalam prarekonstruksi ini guna mengetahui rinci peran masing-masing tersangka. ”Kami mengulang kembali rangkaian peristiwa tindak pidana. Adanya prarekonstruksi ini menjadi jelas dan terang suatu kasus,” ujarnya.

”Ada adegan-adegan penting. Seperti adegan saat tersangka ketemu calo, terus cara pendaftaran online, dan sebagainya,” sambungnya.

Sewaktu jalannya prarekonstruksi, Yoris menerangkan, pihaknya belum menemukan fakta-fakta baru berkaitan kasus dugaan pungli tersebut. Beres prarekonstruksi, sambung dia, penyidik akan melakukan evaluasi dan pemeriksaan lanjutan kepada para tersangka.

Setelah mengikuti prarekonstruksi, Dandan bersama empat anak buahnya langsung dibawa kembali ke ruang tahanan Mapolrestabes Bandung. Sementara satu tersangka lainnya, Ayi, sempat dibawa polisi ke RS Santo Yusup usai melaksanakan prarekonstruksi.

Ayi merupakan staf DPMPTSP Kota Bandung, mengeluh sakit dada kiri diduga penyakit jantung. ”Dia (Ayi) tadi dipindahkan ke RS Sartika Asih Bandung,” ucap Yoris. Meski begitu, Yoris menegaskan, insiden pada Ayi tidak sampai mengganggu proses kegiatan tersebut. (dn/bbs/rie)

0 Komentar