Sementara itu, Kepala Bidang Humas Pemkot Bandung Dewi Mulyani mengatakan, adanya program PPP, pembangunan di Kota Bandung akan semakin pesat. Sebab, seperti diungkapkan di muka, Pemkot bisa mengantisipasi keterbatasan APBD.
”Meskipun dengan keterbatasan anggaran, tapi kami terus melakukan pembangunan karena bantuan dari pihak swasta,” papar Dewi kepada Bandung Ekspres di ruang kerjanya, Jalan Wastu Kencana Kota Bandung, kemarin.
Dewi mengungkapkan, dalam pekerjaannya nanti akan dibangun beberapa kegiatan yakni, Light Rail Transit (LRT), penerangan jalan umum (PJU) microcell pole oleh Dinas Bina Marga dan pengairan (DBMP), pembangunan Rumah Sakit Kesehatan Ibu dan Anak (RSIA) Astana Anyar dan RSUD Ujungberung yang akam ditingkatkan statusnya menjadi berkelas internasional.
Baca Juga:Ir Tipu Ojang Rp 1,1 MiliarITB Cirebon Siap Dibangun
”Dinas yang akan mengerjakan kegiatan ini antara lain, Dinas Perhubungan, Dinas Binamarga dan Pengairan yang akan berkoordinasi langsung dengan Badan Perencanaan Daerah (Bappeda),” jelas Dewi.
Sementara itu, Bagian Umum Dinas Binamarga dan Pengairan Kota Bandung, Yusup mengaku, keterlibatan pihak swasta sangat membantu kelancaran pembangunan di Kota Bandung. ”Saya sangat yakin. Dengan adanya program PPP pembangunan Kota Bandung akan lebih cepat,” ungkapnya.
Dia menambahkan, dalam program ini Dinas Binamarga dan Pengairan Kota Bandung mendapatkan beberapa pekerjaan. Di antaranya pemasangan lampu, perbaikan jalan serta saluran air. Meski, kemungkinan pekerjaan tersebut akan dilaksanakan pada 2017 mendatang. ”Belum. Mungkin tahun depan akan kami kerjakan, karena masih menunggu hasilnya,” jelas Yusup. (dn/rie)
