Dia menambahkan, ada banyak kendala yang saat ini terjadi. Di antaranya, waktu sosialisasi yang singkat, serta ada beberapa dinas yang belum mendukung penuh kegiatan ini.
Sementara, Kepala LPMP Jawa Barat Totoh Santoso mengatakan, dari ekspose yang saat ini diselenggarakan ini ditambah dengan dua kabupaten sebagai sekolah program akselerasi mutu sekolah.
”Dua kabupaten ini yaitu Kabupaten Cianjur dan Kota Banjar. Program tersebut sama sebagai pemenuhan program mutu sekolah,” ungkapnya.
Baca Juga:DAM Dukung Smilemotion Charity ConcertMinati Tenaga Rizky Pora
Akan tetapi, satu menggunakan sistemik dan satu lagi pendekatan siswa dan guru. Diakui olehnya, di Jawa Barat memiliki sekolah yang cukup banyak dan terpencar. ”Kami akan terus berkomitmen untuk terus melaksanakan program tersebut,” ucapnya.
Untuk saat ini, dipilihnya Kota Bandun, lanjut dia, sebab cermin pendidikan Jawa Barat ada di Kota Bandung. Selain itu, untuk Ciamis dan Kuningan menjadi perwakilan daerah lainnya. ”Kami yakin pada 2019 semua sekolah akan menerapkan sistem tersebut,” pungkasnya. (nit/fik)
