Sementara itu, Djanur juga membenarkan, dia menarik keluar Jajang Sukmara pada laga melawan Madura United karena pemainnya itu sempat kehilangan konsentrasi setelah melakukan kesalahan.
”Itu kesalahan fundamental, karena seharusnya tidak perlu dilakukan. Saya tarik dia juga karena mulai tidak konsentrasi setelah melakukan kesalahan itu,” ujarnya.
Cukup beralasan jika Djadjang menyebut Jajang melakukan kesalahan. Bek kanan tersebut tetap memutuskan mengambil bola dari kaki Erik Weeks meski sang lawan tidak mendapatkan ruang tembak.
Baca Juga:Momentum Sadar Hukum, Pecahkan Rekor Muri Kunjungan ke Lapas SerentakBangunan Liar Akan Ditertibkan
Hasilnya, usaha tersebut berbuah penalti bagi Madura United dan Jajang ditarik keluar lapangan guna digantikan Dias Angga Putra menit 41.
Sang pelatih pun berharap, ‘hukuman’ dengan ditarik keluarnya Jajang di babak pertama itu membuat sang pemain jera dan terus berkonsentrasi sepanjang laga. ”Supaya tidak mengulang kembali, karena meski ada kesempatan, seharusnya itu tidak dilakukan,” pungkasnya. (ryt/rie)
