Sementara itu, meskipun menarget 20 medali emas dan masuk jajaran 10 besar, Riau tidak mau menghamburkan anggaran. Bahkan kehilangan I Gede Siman di cabang olahraga renang ditutupi dengan atlet binaan seperti Azzahra Permata Hani (14 tahun) dan Ananda Treciel Vanessae Evato (19 tahun).
Kedua atlet belia yang baru pertama kali mengikuti PON tersebut, hingga Sabtu (17/9) sudah berhasil meraih masing-masing satu medali emas. Dua medali emas ini merupakan prestasi cabor Renang di PON XVIII 2012 Riau. “Kami akhirnya sadar bahwa pembinaan atlet sejak dini jauh lebih penting dari pada berebut atlet yang sudah jadi dan menghambur-hamburkan bonus,” ujar Ketua Umum KONI Riau Emrizal Pakis kepada Riau Pos kemarin. (tim JPG/kim)
