Waktunya bagi Donnarumma

Gianluigi Donnarumma
HADANG BOLA: Gianluigi Donnaruma dapat menggantikan Gianluigi Buffon sebagai penjaga gawang masa depan tim nasional Italia.
0 Komentar

Secara terbuka, mantan pelatih Sampdoria dan Fiorentina itu pun berjanji bakal memberikan satu tempat utama kepada salah satu pemain yang masuk dalam kerangka tim masa depan Italia di era Giampiero Ventura. ’’Peluangnya di tim ini sangat besar. Dia hadiah terbesar bagi tim kami,” ungkap Montella.

Dengan adanya kesempatan bagi Donnarumma untuk bermain di tempat utama Milan musim depan, maka semakin besar pula peluang Gli Azzurri – julukan Italia – untuk mendapatkan pemain di posisi penjaga gawang pelapis Buffon lebih cepat. Bukan lagi menunggu sampai Piala Dunia 2018 di Rusia berakhir.

Sebelum Piala Dunia pun Italia sudah bisa memanen talenta Donnarumma. Bukan hanya era Buffon yang berakhir. Pun demikian dengan penjaga gawang Italia yang sudah “berumur”. Misalnya Salvatore Sirigu atau Marchetti. Sirigu sudah berusia 29 tahun, sedangkan Marchetti malah sudah 33 tahun.

Baca Juga:Dari Romansa Juara hingga Karir yang MeredupGantungkan Harapan pada Neymar 

Dua tahun lagi kedua pemain itu sudah berkepala tiga. Ketika diwawancarai La Stampa, Buffon menilai masih banyak waktu bagi Donnarumma untuk belajar. ’’Saat melihat Donnarumma, saya seperti  melihat diri saya 20 tahun lalu. Sebagai pemain muda saya juga tidak pernah membayangkan bisa jadi seperti ini, tidak percaya bahwa saya tidak bisa improve,” ungkapnya.

Hanya, lanjut Buffon, dia beruntung bisa tumbuh di tengah-tengah klub yang menunjang skill masa mudanya sebagai penjaga gawang. Baik ketika pertama kali Buffon muncul di Parma pada tahun 1995 hingga 2001, ataupun pada saat dirinya menjadi pemain baru di Juventus pada musim panas 2001 silam.

’’Saya merasa beruntung berada dalam klub yang tepat. Lalu menjalin hubungan harmonis dengan pelatih dan penjaga gawang lainnya. Itulah yang mungkin jadi perbedaannya,’’ lanjutnya. Di timnas Italia, bukan hanya Donnarumma yang akan menjadi penerus Buffon. Setidaknya ada dua nama yang bakal meramaikan posisi nomor satu Italia kelak.

Adalah Mattia Perrin (Genoa) dan Marco Sportiello (Atalanta). Dibandingkan dengan Perin, nama terakhir disebut lebih punya kemampuan nyaris sepadan dengan Donnarumma. Pemain yang berusia 24 tahun itu nyaris tidak tergantikan di Atalanta. Bermain 36 kali, Sportiello melakukan 11 kali cleansheet. (ren/vil)

0 Komentar