Eduard Tjong Jadi Pelatih Garuda Muda

bandungekspres.co.id, JAKARTA – PSSI kembali mengambil keputusan kontroversial saat memilih pelatih Tim Nasional (Timnas). Ya, salah satu keputusan kontroversi yang dilakukan oleh otoritas tertinggi sepak bola tanah air itu dengan memilih Eduard Tjong sebagai pelatih interim Timnas U-19 proyeksi Piala AFF U-19 di Vietnam, September nanti.

Sebelumnya, PSSI memang melakukan blunder saat memilih Alferd Riedl sebagai pelatih Timnas senior pada 10 Juni lalu. Itu karena Riedl tidak termasuk dalam daftar pelatih yang ikut dalam fit and propertest kandidat pelatih yang dilakukan oleh PSSI pada Mei lalu. Selain itu, Riedl juga terbukti dua kali gagal saat menukangi Timnas Indonesia.

Nah, letak kontroversinya adalah, Edu—sapaan Eduard Tjong—adalah pelatih yang seret prestasi dalam pentas sepak bola tanah air. Terakhir, Edu harus mundur dari jabatan pelatih di PS TNI setelah tim besutannya tersebut gagal menyumbangkan satu kemenangan pun dari total enam pertandingan dalam Torabica Soccer Championship (TSC) 2016.

Sekjend PSSI, Azwan Karim mengatakan bahwa mereka sudah mengetahui kegagalan Edu bersama PS TNI itu Namun, lanjut Azwan, kegagalan tersebut tidak menjadi ukuran kualitas. ”Karena faktor materi pemain di klub juga mempengaruhi. Bagi kami, Eduard masih salah satu pelatih terbaik di negeri ini,” ujarnya di kantor PSSI yang baru di Kuningan, Jakarta tadi malam.

Salah satu alasan lain PSSI memilih Edu adalah, pelatih kelahiran Bali itu memiliki keakraban dengan Timnas. Sebab, selain pernah memperkuat Timnas saat menjadi pemain, orang tua Edu, Harry Tjong juga salah satu kiper legendaris Timnas Indonesia dan pelatih Timnas di era 1980-an.”Coach Edu sudah lama menjadi keluarga Timnas,” tegas Azwan.

Edu sendiri mengungkapkan bahwa, dia merasa sangat bertantangan dengan kepercayaan yang diberikan oleh PSSI itu. Dengan begitu, dalam waktu dekat dia akan segera mengatur jadwal seleksi  untuk mencari pemain yang dianggap layak membela timnas. Rencananya, 25 Juli nanti, Edu mulai menggelar seleksi di Jakarta.

Edu mengungkapkan bahwa, dia juga sudah berkomunikasi dengan Fachry Husaini pelatih Timnas U-19 sebelumnya dalam pembentukan tim nanti. ”Fachry sudah siap untuk merekomendasikan sejumlah nama yang dianggap layak berbaju timnas,” ujarnya. Selain itu, Edu berencana juga akan mengambil sejumlah pemain dari PPLM (Pusat Pendidikan dan Latihan Mahasiswa) yang berada di bawah Kemenpora.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan