Sementara I Wayan Dipta mengatakan, keberadaan Pos Indonesia sangat dibutuhkan bagi UMKM yang ada di daerah terpencil. Selama ini menurutnya UMKM di daerah terpencil masih belum bisa memanfaatkan E–Commerce karena belum banyak yang memahamai Teknologi Informasi (TI).
”Di sinilah peran Pos Indonesia untuk bisa memasarkan produk UMKM hingga keseluruh pelosok negeri, bahkan ke luar negeri,” ujarnya.
Dia menambahkan saat ini di Indonesia terdapat sekitar 57,9 juta pelaku UMKM sehingga potensinya sangat besar untuk dikembangkan. Saat ini menurutnya untuk membangun pasar UMKM sudah banyak yang memanfaatkan jaringan internet.
Baca Juga:Marissa Nasution Sudah Resmi BerceraiBakal Sweeping PMKS, Selama Ramadan Lebih Tingkatkan Pengawasan di Titik Kewilayahan
”Masalahnya belum semua bisa tersentuh internet. Maka dengan jaringan pos yang mencapai 4300 oulte ditambah sekitar 30 ribu agen, UMKM di pelosok juga bisa ikut menikmati perkembangan bisnis. Pos Indonesia akan membantu pengiriman dari hasil jual beli secara on line,” tegasnya. (rls/fik)
