oleh

Rasionalisasi PNS Bukan Pilihan

bandungekspres.co.id – Rencana rasionalisasi pegawai negeri sipil (PNS), oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB), tak pengaruhi kinerja pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Kendati demikian, secara resmi Pemkot Bandung belum mendengar ataupun mendapat petunjuk langsung prihal rasionalisasi itu.

”Untuk itu, kami (Badan Kepegawaian Daerah) Kota Bandung, no comment atas isu tersebut,” ungkap Sekretaris BKD Kota Bandung Atet Dedi Handiman, kemarin (10/3).

Baca Juga:  Menko Airlangga Hartarto Pastikan Penanganan Pandemi Sudah Sesuai Jalur

Dari informasi yang diterima, kata Atet, rencana rasionalisasi masih dalam tahap pengkajian. Dan yang jadi target rasionalisasi PNS lulusan SMA ke bawah.

Namun, rasionalisasi itu sendiri semuanya tidak ujug-ujug dilaksanakan. Tahapan diawali melalui audit organisasi atau kelembagaan. Sehingga, tidak otomatis PNS SMA itu di hilangkan, meski secara kelembagaan ada merger organisasi.

”Di Kota Bandung, tidak ada tanda-tanda rasionalisasi. Kalaupun direalisasikan. Harus ada juklak juknis yang jelas,” tukas Atet.

Baca Juga:  Pemerintah Pusat dan Daerah Harus Bersinergi untuk Percepatan Pemulihan Ekonomi

Saat ini, PNSD Pemerintah Kota Bandung menurut tingkat pendidikan berjumlah 21.306 orang. Terdiri dari PNS lulusan SD 360 orang, SMP 482 orang, SLTA dan D.I. 5.485 orang, D II 2.518 orang D III 1.271 orang S1 dan D IV 10.330 orang S2, 837 orang dan S3, 23 orang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga