oleh

Jabar Urutan Ketiga, Sebanyak 1,754 Juta PBI Salah Sasaran

bandungekspres.co.id– Fakta mengejutkan ditunjukkan dari hasil verifikasi dan validasi (veri-vali) data masyarakat miskin oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Dari 86,4 juta jiwa penerima bantuan iuran (PBI) dalam Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tahun lalu, sekitar 1,754 juta ternyata salah sasaran.

Sebagai gambaran, selama ini data masyarakat miskin untuk PBI masih mengacu pada data 2011. Oleh karenanya, Kemensos berinisiasi melakukan veri-vali data terbaru. Veri-vali rampung pada November tahun lalu.

Baca Juga:  Manfaat Puasa untuk Pengidap Kanker

Salah sasaran itu disebabkan beberapa hal. Staf Ahli bidang Dampak Sosial Kemensos Raden Harry Hikmat memperinci detilnya. Sebanyak 615.665 hak PBI diberikan pada orang yang telah meninggal dunia, 159.648 data ganda, dan 979.096 diberikan pada masyarakat yang sudah masuk kategori mampu.

Dari jumlah tersebut, salah sasaran paling banyak terjadi di Provinsi Jawa Tengah, dengan 401.500 kasus. Disusul Jawa Timur dan Jawa Barat, masing-masing 329.940 dan 158.379 kasus.

Baca Juga:  BMKG Sebut Potensi Cuaca Ekstrem di Bandung Raya Alami Peningkatan

Harry menuturkan, dengan diperolehnya data ini, maka 1,754 juta orang tersebut tak lagi berhak menerima bantuan iuran. Posisi mereka akan digantikan dengan masyarakat miskin lain yang telah masuk dalam data veri-vali. ”Ini prosesnya sudah rampung pada 11 Desember 2015. Penggantian diproses dengan mengolah data yang diusulkan daerah dan pusat,” ungkapnya di Jakarta, kemarin (7/1).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga