Sambut Baik Wacana ISL

Jajang Sukmara
Jajang Sukmara
0 Komentar

Bek Persib Bandung Jajang Sukmara menyambut baik rencana PT Liga yang akan menggelar kembali Indonesia Super League (ISL). Rencananya, kompetisi tersebut akan digelar Februari atau Maret 2016 mendatang.

Sekalipun ISL nanti digelar secara mandiri alias tidak berkiblat pada FIFA, namun Jajang merasa bersyukur.

”Bersyukur kalau benar itu kembali digelar. Setidaknya ada harapan buat kita kalau ada turnamen, jadi kontrak juga minimal satu tahun,” tutur Jasuk—sapaan akrab Jajang Sukmara, di Graha Persib, Jalan Sulanjana, kemarin (27/12).

Baca Juga:Menang Taruhan Menyemir SepatuMaribaya Harus jaga Lingkungan Alam

Hanya saja, Jasuk tetap mengharapkan kompetisi yang memang diakui FIFA. Kalau pun tetap mandiri, setidaknya dia bisa meluapkan kerinduan tampil di depan bobotoh.

”Ya pengen-nya sih diakui FIFA, Tapi kalau keadannya masih kaya gini terus, kalau liga yang gak diakui FIFA digulir mungkin kita terima. Sebab, kita rindu pengen ngegocek bola dan rindu akan riuh gemuruh suporter,” tuturnya.

Sejauh ini Persib hanya manggung di event sekelas turnamen. Dia tak menampik, setidaknya gelaran dengan konsep turnamen bisa menjadi alternatif selama kompetisi belum bergulir.

Namun, turnamen biasanya digelar dengan singkat, berbeda dengan kompetisi yang memang menghabiskan waktu selama satu tahun.

”Kalau turnamen kan paling cuma tiga bulan, itu juga kalau masuk final. Tapi kalau kompetisi setidaknya kita bisa bertanding secara kontinyu,” ujarnya.

Di bagian lain, skuat Persib sekarang ini banyak ditinggalkan pemain pilar. Sebut saja Makan Konate, Vladimir Vujovic bahkan Firman Utina. Namun Jasuk optimistis timnya bisa berbuat banyak di ISL musim 2016 nanti.

”Walaupun banyak ditinggalkan pemain kan ada juga pemain baru yang masuk. Yang terpenting prrsiapannya saja dimantangkan. Sebab, pemain baru atau lama tetap kita harus melakukan adaptasi kembali dengan tim agar kompak,” bebernya.

Baca Juga:Atasi Masalah Gizi BurukFPTI Bogor Rekrut Bibit Muda

Lantaran belum ada target mentas di event manapun Maung Bandung hanya melakukan latihan tiga kali dalam sepekan. Jasuk punya cara sendiri agar performanya tetap stabil.

Sekalipun tidak bergabung dengan tim, pemain asal Soreang, Kabupaten Bandung ini kerap mengasah kualitasnya secara pribadi.

0 Komentar