Setnov Akui Ada Pertemuan dengan Freeport

Setnov Akui Ada Pertemuan dengan Freeport
0 Komentar

Di sisi lain, Mantan Ketua DPR Marzuki Alie ikut mengomentari kinerja MKD. Marzuki mengatakan pelanggaran etika berat sanksinya sudah jelas, yakni pemecatan. ”Zaman saya dulu pernah kok memecat orang kalau pelanggaran etikanya berat,” ujar Marzuki.

Menurut dia, anggota DPR bertemu dengan seorang pengusaha itu wajar. Namun jika dalam pertemuan itu membicarakan kontrak tentu tidak boleh. ҒDPR itu wakil rakyat, pengusaha sampai wartawan. Tapi ya itu ada yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” jelasnya. Siapapun menurut dia boleh melaporkan anggota DPR jika memang menganggap ada pelanggaran yang dilakukan.

Agar kasus ”Papa minta saham” terungkap dengan jelas, Marzuki menyarankan perkara itu ditindaklanjuti dengan angket. Dari situ akan ketahuan siapa saja yang bermain. ”Nanti akan ketahuan siapa saja yang berada di balik ini. Ini pertarungan gajah dengan gajah,” ujar politisi Partai Demokrat itu.

Presiden Emosi

Baca Juga:Air Laut Jadi Air Siap MinumAda Indikasi Pemilih Ganda

Jika biasanya berusaha santai di depan publik, tadi malam Presiden Joko Widodo menunjukkan kemarahannya saat menanggapi proses di MKD. Kepada wartawan, Jokowi mengatakan bahwa proses di MKD harus dihormati. Namun, menurut presiden, lembaga negara tidak bisa dipermainkan. ”Lembaga negara itu bisa presiden, lembaga negara yang lain-lain,” kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, tadi malam.

Sejurus kemudian nada suara Jokowi meninggi. ”Saya enggak papa dibilang presiden sarap, koppig (keras kepala), gila. Tapi kalau sudah menyangkut wibawa. Tapi kalau mencatut, meminta saham 11 persen, (saya) enggak mau, enggak bisa. Ini masalah moralitas dan wibawa negara,” kata Jokowi.

Koppig yang disebut Jokowi adalah menyinggung sebutan Setya Novanto terhadap dirinya seperti yang terdapat dalam rekaman yang diperdengarkan di sidang MKD yang sebelumnya digelar terbuka. Setelah menjawab singkat pertanyaan wartawan, Jokowi langsung berlalu menuju ke dalam ruangan.

Dalam wawancara dengan wartawan kemarin, awalnya Jokowi menjawab santai pertanyaan tentang persiapan pilkada serentak. Namun mimik Jokowi menegang ketika ditanya tentang proses di MKD. Kepala Kantor Staf Kepresidenan Teten Masduki mengatakan, presiden memang sudah menunjukkan kemarahannya sejak pagi kemarin.

0 Komentar