”Kalau misalnya kita kekurangan peralatan, ada anggaran kebencanaan sebesar Rp 20 miliar yang stand by dan bisa digunakan. Atau kita juga meminta bantuan peralatan kepada BPBD Provinsi dan Basarnas,” jelasnya.
Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan Sobandi menerangkan, pelatihan Diklatsar ini diberikan kepada 40 orang peserta didik yang merupakan relawan baru kebencanaan. Mereka berasal dari OPD di Pemkab Bandung, kecamatan dan masyarakat.
Mereka digembleng selama empat hari dengan bebagai materi kebencanaan serta praktik lapangan.
Baca Juga:Pemkot Ajukan 17 RaperdaSinergitas Parkir Dan Angkutan Massal
Beberapa waktu lalu pun, kata Tata, Diklatsar sejenis juga telah diberikan kepada 40 orang relawan. Jadi tahun ini totalnya ada 80 orang relawan yang telah mengikuti Diklatsar ini. ”Tapi kalau jumlah relawan yang telah mengikuti pendidikan serupa dan pendidikan lainnya di Kabupaten Bandung berjumlah kurang lebih ada 1.600 orang. Tersebar di semua kecamatan,” paparnya. (yul/rie)
