Pemikiran PDI-Perjuangan Terwujud
bandungekspres.co.id – Inisiatif Pemerintah Kota Bandung, melalui Wali Kota Ridwan Kamil mengganti nama Jalan Cikapundung Timur menjadi Jalan Ir. Soekarno, mendapat dukungan penuh Dewan Pimpinan Cabang PDI-Perjuangan Kota Bandung.
Sekretaris DPC PDI Perjuangan Achmad Nugraha mengatakan, penamaan Jalan Sukarno (sesuai nama dalam buku yang ditulis Bung Karno), merupakan sebuah terobosan cerdas. Apalagi pemikiran itu dikaitkan dengan nilai-nilai kejuangan founding fathers dalam merebut kemerdekaan, salah satunya eks Penjara Banceuy.
’’Upaya itu akan mengingatkan nilai sejarah perjuangan rakyat Indonesia. Di penjara ini, presiden pertama RI Ir. Soekarno pernah mendekam selama delapan bulan atas tuduhan pemberontakan dan dijerat pasal-pasal karet,’’ tukas Achmad, kemarin.
Baca Juga:Mbah Suma Berjuang Bersama Jenderal SudirmanRJ Lino Datangi Bareskrim
Di bekas penjara yang berada di pusat kota Jalan Banceuy, hungga sekarang masih terpampang kalimat yang diungkapkan Bung Karno, ’’Koekorbankan Dirikoe di Penjara ini Demi Bangsa dan Negaraku Indonesia.’’
Pria yang akrab disapa Amet itu menjelaskan, rekam jejak sejarah perjuangan Soekarno di Kota Bandung terasa belum lengkap kalau tidak menyebut kota yang terletak 768 meter di atas permukaan laut ini. Pasalnya, Bandung memiliki saksi bisu perjuangan Soekarno untuk merebut kemerdekaan, yaitu Gedung Indonesia Menggugat.
Pernyataan sama diungkapkan Wakil Ketua DPC DPI Perjuangan Kota Bandung Folmer Silalahi. Menurut dia, akan semakin lengkap menghormati Soekarno dengan menyebut jasa-jasa politiknya di kancah internasional. ’’Gedung Asia-Afrika, bagian dari sejarah Soekarno,’’ imbuh Folmer.
Maka itu, pihaknya menghormati ide penamaan mengganti Jalan Cikapundung Timur menjadi Jalan Sukarno. Sebab, sudah lama menjadi pemikiran kader dan simpatisan PDI-Perjuangan ingin mewujudkan Soekarno sebagai nama jalan di Kota Bandung.
Dalam berbagai forum resmi ataupun tidak selalu menjadi bahan diskusi. ’’Inilah mungkin saat yang tepat. Terlepas, siapa yang menetapkan. Yang jelas PDIP sangat mendukung,’’ tukas Folmer.
Diharapkan, ke depan Jalan Sukarno, yang diresmikan bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan, akan menjadi pusat kegiatan berbagai elemen masyarakat dalam menggali ajaran serta ideologi Bung Karno.
Di samping itu, Pemerintah Kota Bandung tidak sebatas berhenti pada penamaan jalan saja, tapi ada kesinambungan. Misal dengan menggelar event dalam menggali nilai-nilai sejarah Bung Karno.
