”Saya kira spirit Kampus Fiksi ini adalah persaudaraan. Sesama peserta saling mendukung karena punya kecintaan yang sama kepada dunia sastra. Dibandingkan dengan workshop penulisan berbayar yang kadang efeknya kurang kerasa, roh belajar menulis gratis ala Kampus Fiksi ini jauh lebih mengena,” tutur Joni. (c10/git/ttg/rie)
