Dulu, pohon tersebut akan ditebang oleh warga sekitar. Tapi saat akan ditebang, banyak kejadian aneh yang terjadi. ’’Kami tidak berani menebang pohon itu. Dulunya sempat ingin ditebang, namun setiap kali mendekati pohon tersebut, tidak ada hujan dan angin, ranting-ranting pohon dengan sendirinya jatuh,” jelas seorang tukang tambal ban.
Dan sejak itu pun, pohon beringin tersebut dibiarkan berada di tengah jalan tersebut. Toh, kata mereka, perempuan penunggu pohon tersebut tidak pernah mengganggu warga sekitar. ’’Sejak pohon itu ada sampai sekarang, kami tidak pernah mendengar kecelakaan yang terjadi di sekitar pohon beringin itu,’’ ucap Om Oja. (***)
