Saat disinggung mengenai terjadi apakah terjadi persinggungan antara wali kota dan SKPD, Edi enggan memberikan komentar itu lebih dalam. Hanya saja, ketidakhadiran mereka (PNS, Red) itu sebagai tolok ukur soliditas wali kota dan bawahannya.
”Dari situ juga bisa kelihatan, kalau kita fungsinya hanya mengawasi jalannnya roda pemerintahan dan melihat dari laporan pertanggungjawaban wali kota setiap selama ia menjabat. Tapi, kesalnya wali kota kepada SKPD bisa dijadikan kesempatan untuk melakukan promosi jabatan,” pungkasnya. (sam/rie)
