PURWAKARTA – Beberapa komunitas dilibatkan dalam Program Polantas Masuk Desa (PMD) yang digelar Satlantas Polres Purwakarta di Kecamatan Wanayasa kemarin.
”Bertempat di terminal Wanayasa, kami mendapat apresiasi dari club motor dan mahasiswa Institut Seni dan Budaya Bandung, begitu juga dari tokoh masyarakat dan pengemudi angkot di jalur tersebut,” kata Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Azis Sarifudin SH, di Purwakarta, kemarin (3/8).
Dalam agenda tersebut pihaknya masih melihat banyak pelanggaran lalu lintas terutama yang dilakukan para pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm dan menggunakan knalpot racing.
Baca Juga:29 Kecamatan Nunggak Pembayaran RaskinDari Gagal Panen Hingga Rugi Puluhan Juta
”Masih banyak didapati juga, kendaraan pick up yang mengangkut orang,” ungkapnya.
Untuk itu, Kasat mengimbau kepada seluruh warga masyarakat di Kecamatan Wanayasa khususnya dan pengguna jalan lainnya, agar mentaati peraturan lalu lintas terutama setelah mendapat penyuluhan yang telah digelar.
”Kami imbau, bagi pengguna kendaraan sepeda motor agar menggunakan helm standar dan tidak menggunakan knalpot racing. Begitu juga kendaraan pick up tidak lagi mengangkut orang,” tegasnya.
Selain itu, Satlantas Polres Purwakarta juga mensosialisasikan peraturan Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi bahwa pelajar tidak diperbolehkan menggunakan sepeda motor dan dianjurkan menggunakan sepeda.
”Semoga dengan sosialisasi ini pelanggaran lalu lintas di Wanayasa semakin berkurang begitu juga kecelakaan lalu lintas semakin berkurang,” tuturnya.
Sebelumnya, Sabtu (1/8) program Polantas Masuk Desa Satlantas Polres Purwakarta juga telah melaksanakan penyuluhun Kamseltibcar Lantas dan Pelayanan Sim Keliling di Pasar Anyar Sukatani Kecamatan Sukatani.
Giat tersebut dihadiri oleh, Kabag Lalin Dishub Purwakarta beserta anggota, Babin Polsek Sukatani beserta anggota Polsek Sukatani, Kepala Pengelola Pasar Anyar Sukatani, Ulama setempat yang memberikan tanggapan dan iimbauan, Komunitas Ojeg dan pengunjung Pasar Anyar Sukatani, dan Babinsa Koramil Sukatani. (rmo/mio)
