oleh

Satpol PP Bongkar Lapak PKL Musiman

Rini menegaskan, jika penertiban tidak segera dilakukan, para pedagang akan semakin banyak dan membuat Situ Ciburuy tidak indah. Apalagi di kawasan Situ Ciburuy terdapat pameran yang akan selesai sampai awal Bulan Agustus.

Penertiban juga dilaksanakan dua hari berturut. Diharapkan para pedagang tidak lagi kembali membuat kios dan bisa berjualan di tempat yang telah disediakan oleh pemerintah Bandung Barat. Penertiban akan fokus dilakukan di kawasan Situ Ciburuy.

”Setelah selesai melakukan penertiban di kawasan Situ Ciburuy, penertiban akan dilakukan di tempat yang lainnya. Terutama di tempat-tempat umum,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Susanti, 36, salah satu pedagang yang kiosnya ditertiban mengaku kecewa karena kiosnya dibongkar. Selama Radaman, dia mendapatkan untung yang lumayan.

”Pendapatan selama ini didapat dari para pemudik yang berisirahat. Kebanyakan para pemudik beristirahat di SPBU tersebut, sehingga banyak pemudik yang hanya membeli makanan dan minuman ringan,” ucapnya.

Susanti berjualan bersama suami dan anaknya. Bergantian menjaga kios siang dan malam. Kiosnya banyak disambangi oleh pembeli saat H-1 Puasa dan Lebaran. Kebanyakan para pemudik mampir secara berkelompok. (mg5/fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.