oleh

Omzet Penjulan Fashion Dua Kali Lipat

BULAN Ramadan menjadi berkah bagi para pengusaha busana muslim. Pasalnya, kebutuhan akan busana muslim selalu meningkat menjelang Lebaran. Peningkatan omset penjualan busana muslim dirasakan para pedangan di Pasar Baru Trade Center Bandung.

STIMEWA RAMAI: Sejumlah pengunjung Pasar Baru Trade Center menyerbu salah  satu tenan yang menjual kain. Saat Ramadan, omzet pedagang terus naik
ISTIMEWA
RAMAI: Sejumlah pengunjung Pasar Baru Trade Center menyerbu salah satu tenan yang menjual kain. Saat Ramadan, omzet pedagang terus naik

Omset pedagang bisa mencapai lebih dari 50 persen. Tren pertumbuhan omzet Ramadan merupakan momen tahunan. Para pedagang pun meraup banyak untung menjelang Lebaran.

Salah satu pemilik Kios di Pasar Baru Trade Center, H Djoko Sasongko mengatakan peningkatan omzet sudah terasa sebelum bulan Ramadan tiba. Pemilik Kios Amanah Muslim ini mengungkapkan, total omzet selama masa Lebaran, sejak awal Ramadan hingga H-1 Lebaran tiba, mampu menyentuh Rp 1 miliar.

Baca Juga:  Cara Kerja Unik, 2 Mafia Ini Berhasil Diamankan Polda Metro

”Kenaikan penjualan sudah terjadi jauh-jauh sebelum Ramadan. Hal ini karena selain pembeli umumnya masyarakat, tapi banyak juga para pedagang yang berbelanja kesini,” ujar Djoko kepada wartawan di kiosnya belum lama ini.

Dia menuturkan, peningkatakn transaksi terjadi sejak empat bulan sebelum Lebaran. Menurutnya, setiap harinya Amanah Muslim meraup omzet mulai dari Rp 20 juta selanjutnya 30 juta dan puncaknya di Bulan Ramadan bisa melebihi Rp 35 juta.

Baca Juga:  Baterai Lampu Dicuri, Jalan Menuju Candi di Cicalengka Minim Penerangan

Total omzet yang menyentuh angka Rp 1 milyar tersebut didapat dari tujuh kios miliknya. Kios-kios tersebut terdiri dari tiga kios perlengkapan haji dan busana muslimah, satu kios perlengkapan busana muslimah anak, satu kios perlengkapan busana muslim dan dua kios toko buku muslim.

Sementra itu, tingginya peningkatan omset di Pasar Baru Trade Center yang merupakan sentra fashion menengah ke-bawah, berbanding terbalik dengan omset factory outlet (FO). Justru, selama Ramadan, omzet FO menurun jika dibanding hari biasa.

”Saat Ramadan omzet FO menurun dari biasa. Masyarakat lebih fokus pada makanan dan hal lain. Biasanya, FO selalu ramai pada weekend dan liburan nasional,” ujar Secretary Corporate The Big Price Cut (TBPC) Intania Setiati.

Baca Juga:  Pemkot Bandung Kewalahan Antisipasi Kerumunan di Pusat Perbelanjaan Jelang Idulfitri

Perusahaan yang memiliki banyak FO ternama di Bandung seperti The Secret, Summit dan Bali Have Fun ini mencatat penurunan omset fashion saat Ramadan bisa mencapai 20 hingga 30 persen .

Intan menuturkan, peningkatan omset FO akan meningkat tajam pada musim liburan pasca lebaran. Menurutnya, peningkatan omset pada musim liburan bisa mencapai 50 persen. (fik)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga