Santai Jalani Reka Ulang

COBLONG – Berniat menagih hutang, Sakirin, 25, harus tewas mengenaskan di kamar kos-nya di Jalan Kidang Pananjung No 141/154c RT 1/10, Kelurahan Dago, Kecamatan Coblong, awal April lalu. Kemarin (8/5), Satuan Reserse Kriminal Polrestabes Bandung dan Unit Reskrim Polsek Coblong menggelar reka ulang peristiwa sadis itu.

Rekonstruksi pembunuhan pekerja
FAJRI ACHMAD NF. / BANDUNG EKSPRES
REKA ULANG: Pelaku tunggal IF (kanan,bertopeng) bersama pengganti korban melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan pekerja Jumat (8/5).

Dalam reka adegan, tampak tersangka Indra Febryanto, 22, dengan penuh kekesalan membantai temannya tersebut. Dia menusuk korbannya sebanyak delapan kali di kamar kos berukuran 5 × 3 meter. Hal itu dilakukan, karena dirinya kesal korban terus menagih hutang sebesar Rp 200 ribu. ’’Hasil pemeriksaan sebelumnya pelaku mengaku bahwa korban sempat menagih hutang kepadanya sebesar Rp 200 ribu,’’ kata Kepala Polsek Coblong Komisaris Christiaty Sarce Leo Dima di lokasi.

Parahnya, pelaku menjawab seluruh pertanyaan yang dilontarkan saat reka adegan dengan leluasa, tanpa rasa menyesal telah menghilangkan nyawa orang lain. Rekonstruksi dilakukan di ruangan sebelah tempat kejadian perkara. Terlebih bercak darah bekas korban ditusuk masih berceceran. ’’Semula hanya 38 adegan, namun dalam reka adegan dihasilkan 49 adegan,’’ ungkap Sarce.

Reka adegan yang dilakukan sekitar pukul 08.30 itu selesai sekitar pukul 10.15. Pada prosesnya, banyak warga yang berkumpul dan menyaksikan aksi keji yang dilakukan Indra. Terlihat pelaku menggambarkan proses pembunuhan yang dilakukannya menggunakan sebilah pisau.

Seperti diberitakan, Sakirin ditemukan tewas, Sabtu 4 April 2015. Berdasar pemeriksaan, korban mengalami 17 luka tusuk. Satu luka pada leher sebelah kiri. Sembilan luka di bagian depan badan dari dada bawah sampai perut. Dua luka di bagian tangan kiri bagian lengan. Satu luka di kaki kiri bagian betis kiri. Dua luka di pinggang bagian dalam sebelah kiri bawah ketiak, dan dua luka di bagian punggung kiri. (vil/hen)

Tinggalkan Balasan