Kompleks Asia-Afrika Jadi Ajang Nostalgia

”Kapan lagi bisa melihat salah satu jalan termacet di Bandung plong seperti ini? Mumpung jualan saya lagi libur, saya bawa anak istri saya ke sini,” ujar Hendi, 40, pedagang kue.

Tak hanya itu, Denis Riskan, 22, pun menyempatkan berskateboard ria di jalan tersebut. Pria asal Ciamis itu mengaku penasaran untuk berskateboard di jalan protokol tanpa ada kendaraan bermotor. Dia berpikir datang malam untuk menghindari kerumunan turis. ’’Tapi, ternyata sekarang pun masih ramai,’’ ungkapnya.

Menurut informasi, Jokowi dijadwalkan tiba di Bandara Husein Sastranegara Bandung dengan pesawat pada pukul 22.00 tadi malam. Dari sana, Jokowi akan menuju Hotel Savoy Homann tempatnya menginap. Sedangkan, para kepala negara bakal menyusul tuan rumah keesokan paginya.

Konvoi kendaraan dari bandara bakal melalui rute sepanjang 6 kilometer menuju hotel Savoy. Mulai Jalan Pajajaran, Wastukencana, Merdeka, Lembong, Tamblong, terakhir Jalan Asia-Afrika. Masyarakat pun hanya diizinkan untuk melihat sampai Jalan Tamblong. Sedangkan, akses wilayah seperti Masjid Raya Bandung, Alun-alun, dan Kompleks Gedung Merdeka sudah dijaga ketat petugas.

Rencananya, rangkaian acara dimulai dengan penyambutan kepala negara pada pukul 08.10. Pada pukul 09.00, rombongan kepala negara bersama istri dan para delegasi akan memulai prosesi napak tilas KAA pertama dengan berjalan menuju Gedung Merdeka yang berjarak 100 meter. Rombongan tersebut bakal diramaikan oleh kavaleri dan penyambutan ala Sunda.

Acara utama dimulai pada pembukaan di Gedung Merdeka dengan pembacaan dasasila Bandung oleh Ridwan Kamil, beberapa sambutan, dan penandatangan Bandung Message. Yang juga menarik, rangkaian peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA) diwarnai pemecahan rekor dunia dengan memainkan angklung oleh sekitar 20 ribu orang secara bersamaan. Acara ini dilakukan di Stadion Siliwangi, Bandung, kemarin (23/4).

Pemain angklung dalam pemecahan rekor bertajuk ‘Angklung for The World’ ini didominasi kalangan pelajar dan mahasiswa. Namun, tidak sedikit juga kalangan dewasa dan orang tua.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan mengapresiasi pemecahan rekor ini. Menurutnya, kegiatan ini sangat tepat di saat peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika, di Bandung. ’’Acara ini sangat bagus, kami sangat bangga menyambut ini, ini terbesar. Kalau dulu (KAA) menyuarakan kemerdekaan, sekarang menyuarakan kemajuan, menyuarakan Smart City, menyemarakan seni budaya,’’ kata Heryawan di Stadion Siliwangi.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan