oleh

Cimahi Siap Hadapi Adipura

CIMAHI – Pemerintah Kota Cimahi siap menghadapi penilaian kedua Piala Adipura yang rencananya akan dilaksanakan pada minggu ketiga bulan Maret 2015. Persiapan itu dimulai dengan rapat koordinasi persiapan penilaian kedua Piala Adipura yang berlangsung di Gedung A Pemkot Cimahi, kemarin (12/3).

Adipura Cimahi - bandung ekspres
Dok
RAIH PENGHARGAAN: Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi saat mendaptkan anugerah Adipura di tahun 2012-2013 lalu.

Rakor tersebut dibuka oleh Wali Kota Cimahi Atty Suharti, serta diikuti sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah, camat, lurah, pengurus RT/RW serta sejumlah kader PKK. Tampil sebagai pembicara, Kepala Pusat Eko Region Jawa Kementerian Lingkungan Hidup Sugeng Prianto dan Badan Pengawas Lingkungan Hidup Daerah Jawa Barat Pupung Quintani.

”Persiapan penilaian ini tentu saja harus melibatkan semua pihak, termasuk masyarakat. Kita harus memahami kebersihan dan mengerti kesehatan. Unit sekecil apapun harus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujar Atty.

Menurut Atty, pihaknya terus melakukan sosialisasi budaya tertib bersih, diantaranya membuang sampah pada tempatnya dan memelihara drainase. ”Ini sudah menjadi kewajiban kita bersama, membangun budaya bersih di Jawa Barat, khususnya di Kota Cimahi,” ujarya.

Dijelaskan Atty, dalam sejarah keikutsertaannya, Kota Cimahi pernah mendapatkan penghargaan Best Effort pada tahun 2005 juga empat kali mendapatkan anugerah Adipura pada periode tahun 2008–2009, 2009 –2010, 2011–2012, dan 2012-2013.

”Dengan pengalaman itu, maka kita bisa mengajak masyarakat melakukan kegiatan yang bermuara pada kebersihan, dan Insya Allah kegiatan itu menjadi kebiasaan,” jelasnya.

Atty pun berharap, pada periode 2014–2015 ini, Cimahi dapat memperoleh predikat terbaik lagi, sekaligus mempertahankan anugerah Adipura yang pada periode sebelumnya, 2013-2014, sempat lepas dari genggaman.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan Budi Raharja menambahkan, penilaian tahap pertama sudah dilalui Kota Cimahi dengan nilai yang cukup bagus, meskipun tidak sesuai target. ”Bulan Oktober 2014, telah dilaksanakan penilaian tahap pertama program Adipura. Dan Kota Cimahi meraih nilai 73,51, walaupun target P1 ini sebenarnya 74. Sedangkan, di P2 ini kita harus meraih nilai 76,” imbuhnya.

Penilaian tersebut dilaksanakan terhadap 60 titik pantau di seluruh wilayah Cimahi yang meliputi sekolah, terminal, jalan raya, taman, stasiun, pusat pertokoan, perkantoran, TPA, perumahan, pasar, rumah sakit, sungai, dan hutan kota.

Budi mengakui, pada P1 ada beberapa lokasi yang masih belum mencapai nilai dengan kategori baik yaitu pasar, pertokoan, perkantoran, terminal, dan TPA. ”Untuk itu kita akan maksimalkan upaya mencipatkan kebersihan, ketertiban dan keindahan terlebih yang berkaitan dengan titik pantau yang masih rendah. Kita juga tidak henti-hentinya sosialisasi pemilahan sampah. DKP juga terus menyediakan sarana prasarana, walaupun lahan terbatas,” tutup Budi. (mg18/asp)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga