oleh

2015, Mitsubishi Fuso Incar 50 Persen Pangsa Pasar Kendaraan Niaga

PT KRAMA Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor kendaraan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC) dan Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC) siap menghadapi tahun 2015 untuk tetap mendominasi pasar sebagai Truk Nomor 1 di Indonesia.

Mitsubishi Indonesia
KOMPAK: (Dari kiri-kanan) Deputy Group Head of MFTBC Service Group M. Leonard Siahaan, Executive Marketing Director Rizwan Alamsjah, Deputy Group Head of Field Group Marganda Tobing dan Head of MMC & MFTBC Public Relations Department Intan Vidiasari berpose usai gathering, belum lama ini.

Tahun 2014 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi pasar kendaraan niaga di Indonesia. Penurunan di sektor pertambangan, Pemilihan Umum, lemahnya pertumbuhan ekonomi global yang menyebabkan depresiasi nilai rupiah, hingga kenaikan BBM berdampak pada melemahnya pasar kendaraan niaga. Imbasnya, para pebisnis yang notabene merupakan konsumen kendaraan niaga cenderung menunda atau membatasi pembelian kendaraan. Pada akhirnya, penurunan angka penjualan di pasar kendaraan niaga tak dapat dihindari.

Meskipun kondisi pasar 2014 kurang kondusif, KTB yakin pasar 2015 akan lebih stabil karena di awal tahun ini Pemerintah Indonesia menurunkan harga BBM yang sempat melambung di akhir 2014 lalu. Ini merupakan angin segar bagi berbagai sektor, dan berharap kondisi pasar di tahun 2015 semakin stabil. Selain itu, sektor infrastruktur, logistik dan perkebunan juga diprediksi meningkat, sehingga KTB akan fokus meningkatkan penjulan produk di sektor tersebut.

Merujuk data penjualan secara retail sales, pasar kendaraan niaga nasional selama tahun 2014 mencatatkan angka penjualan 120.305 unit, mengalami penurunan 16.9 persen dibandingkan tahun 2013. Tentunya penurunan ini dirasakan imbasnya oleh seluruh brand di industri otomotif, baik kendaraan niaga maupun kendaraan penumpang.

Meskipun pasar kendaraan niaga menurun, perolehan pangsa pasar Truk Mitsubishi justru mengalami kenaikan dengan menguasai 46,8 persen pangsa pasar, sedangkan di tahun 2013 memperoleh 45,4 persen. Hal ini semakin memperkuat posisi Truk Mitsubishi sebagai market leader selama 44 tahun. ”Pasar kendaraan komersial secara keseluruhan menurun, namun market share kami justru meningkat selama tiga tahun berturut-turut,” ujar Rizwan Alamsjah selaku Executive Marketing Director KTB.

Lebih lanjut dia mengatakan, market share Mitsubishi meningkat selama tiga tahun berturut-turut. Masih mengacu pada data penjualan retail sales, penjualan kendaraan niaga Truk Mitsubishi Januari–Desember 2014 tercatat sebanyak 56.270 unit, di mana penjualan terbesar berasal dari Colt Diesel yang termasuk dalam segmen light duty truck, yang selama tahun 2014 tercatat sebanyak 51.996 unit, menguasai 54,1 persen pangsa pasar di kelasnya.

Sedangkan untuk kelas medium duty truck, Fuso memperoleh 4.628 unit dengan 22,1 persen pangsa pasar. Perolehan pangsa pasar Fuso cenderung meningkat semenjak peluncuran varian baru di kelas MDT sepanjang tahun 2014 lalu, di mana KTB lebih banyak meluncurkan varian di kelas MDT. Hal ini memberikan indikasi bahwa produk-produk yang diluncurkan KTB dapat diterima dengan baik oleh pasar.

Tahun 2014 juga merupakan momentum dari kehadiran New Fuso di Indonesia di kategori MDT untuk memenuhi kebutuhan konsumen dengan chassis yang lebih panjang untuk bisnis logistik/kargo dan juga angkutan di segmen konstruksi.

New Fuso merupakan varian yang diimpor langsung dari pusat perakitan MFTBC di wilayah Asia. Produk ini mengadopsi mesin serta teknologi canggih truk Fuso yang sudah beredar di beberapa negara Asia lainnya, namun tetap dapat beradaptasi dengan kondisi serta bahan bakar yang ada di Indonesia. (rls/fik)

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga