oleh

Seskoad Gelar Karya Bakti Sambut HUT ke 65

Di samping baksos dan karya bakti, tutur Pratimun, Seskoad yang merupakan lembaga pendidikan tertinggi Angkatan Darat tersebut, melaksanakan pula latihan medan Persis Dikreg LIV Seskoad yang berlangsung dari 26-28 April.

”Selama tiga hari pelaksanaan ini, diikuti oleh 237 siswa. Mereka pun dilibatkan dalam kegiatan masyarakat. Bahkan, mereka juga menginap di rumah-rumah warga Pangalengan,” tuturnya.

Respon yang diberikan masyarakat pun, kata Pratimun, sangat baik. Bahkan, warga di Kampung Cukul meminta agar kegiatan tersebut tidak hanya digelar selama tiga hari saja, namun bisa diperpanjang. ”Selama menginap dan tinggal di rumah warga, para siswa membantu kehidupan masyarakat. Lalu membangun kebersamaan dengan masyarakat dan ketahanan masyarakat. Karena, lahirnya TNI pun dengan perjuangan masyarakat,” katanya.

Terkait latihan medan yang digelar, Komandan Latihan (Danlat), Ibrahim Pulungan mengungkapkan, untuk mengantisipasi operasi militer perang. Bertujuan untuk menilai medan apakah cocok untuk menjadi pertahanan atau operasi serangan.

”Jadi mereka dilatih memposisikan diri sebagai Komandan Brigade, suatu ketika mereka harus mengerahkan satu brigade. Dan latihan medan ini bukan gerakan pasukan, hanya menilai medan saja, dan medan ini tidak ada yang standar, para perwira siswa itu tetap harus menilai keuntungan dan kerugiannya,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.