Restorasi Cimanuk Jadi Lokasi Objek Wisata

18
cimanuk
BANGUN TAMAN: Sungai Cimanuk sempat dijadikan lokasi arung jeram, sebelum adanya bendungan Jatigede. Kini BBWS Cimanuk–Cisanggarung berencana akan membangun taman dibeberapa titik bantaran Sungai Cimanuk pada 2018. Pembangunan taman dibantaran tersebut bertujuan agar bantaran Sungai Cimanuk tak disalahgunakan lagi oleh masyarakat dengan membangun pemukiman.

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat inginkan sejumlah aliran sungai di Jabar jadi kawasan wisata. Hal itu agar memberi nilai lebih terhadap masyarakat. Selama ini, jalur air tersebut kurang dimanfaatkan dengan baik, sehingga berbagai kerusakan dan kekumuhan terlihat jelas.

Menanggapi rencana Pemprov Jabar itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Cimanuk-Cisanggarung, Happy Mulya menyambut baik rencana restorasi aliran sungai.

Happy mengaku pihaknya siap mendukung upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menjadikan wilayah sungai sebagai kawasan wisata.

”Terdapat beberapa titik di aliran Sungai Cimanuk dan Cisanggarung yang bisa dijadikan kawasan wisata. Bisa, restorasi sungai,” kata Happy Mulya pada wartawan.

Permintaan restorasi sungai untuk dijadikan tempat wisata pun telah diungkapkan sejumlah kepala daerah di wilayah tersebut. ”Ada beberapa bupati minta ke saya. Cirebon, Sumedang,” katanya.

Dia menyebut, pendanaan restorasi tersebut bisa dikolaborasikan dengan menggunakan APBD dan APBN. ”Kita desain, kalau ada dari APBD. APBN fisiknya. Supaya cepat,” imbuhnya.

Sebagai contoh, aliran Sungai Cipeles di Kabupaten Sumedang bisa direstorasi sehingga menjadi lokasi wisata. ”Di Sungai Cipeles ada tiga titik yang bisa direstorasi. Lalu di Kota Cirebon ada di Sungai Kedungpane,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengatakan pengelolaan aset di sekitar aliran sungai selama ini memang kurang termanfaatkan. Keberadaan lahan yang jumlahnya banyak itu hanya menjadi aliran air saja sehingga tidak memberi nilai lebih untuk masyarakat.

Oleh karena itu, Emil ingin setiap aliran sungai yang kewenangannya berada di BBWS bisa dioptimalkan fungsinya. ”Saya minta tiap BBWS punya staf, unit kerja yang bisa optimalisasi aset. Jangan melihat proyek air ini hanya aliran air saja. Tapi bisa juga sebagai objek wisata,” kata Emil.

Dia menyontohkan, di Bandung terdapat Teras Cikapundung yang merupakan aliran Sungai Cikapundung. Kawasan sekitar aliran sungai yang berada di pusat Kota Bandung itu ditata sedemikian rupa sehingga menjadi tempat wisata gratis bagi masyarakat.

”Begitu juga dengan di Kalimalang,” katanya.

Untuk restorasi aliran sungai yang berada di Bekasi itu, menurutnya kini sudah dimulai prosesnya. ”Enggak ada halangan. Kita sedang proses,” katanya.

Proses yang dilakukan seperti inventarisasi aset yang akan direstorasi. ”Kemarin sudah diskusi dengan pengelola aset, Perum Jasa Tirta. Saya juga akan ke Bekasi untuk diskusikan dengan wali kota dan masyarakat,” katanya.

Dia memastikan, dari sisi anggaran tidak ada masalah karena Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mengalokasikannya.

”Pembiayaan enggak masalah dari provinsi. Istilahnya tanggung jawabnya ke pemerintah provinsi,” katanya. (yan/ign)

~ads~

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.