Pemkab Targetkan 3 Juta Pengunjung Wisata 

92
TARGET KUNJUNGAN: Objek wisata Curug Malela menjadi salah satu objek yang dikelola oleh Pemkab Bandung Barat. Pemerintah daerah menargetkan 3 juta pengunjung di tahun ini untuk menambah PAD.

NGAMPRAH– Pada tahun 2018, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bandung Barat menargetkan 3 juta orang kunjungan wisatawan lokal dan mancanegara yang datang ke Kabupaten Bandung Barat. Hal itu diungkapkan Sekretaris Disparbud Kabupaten Bandung Barat, Cucu Hertika di Ngamprah, kemarin.
“Target kami pada tahun depan bisa mencapai 3 juta orang wisatawan. Sehingga bisa menambah pendapatan ke kas daerah. Itu untuk total kunjungan ke seluruh lokasi wisata baik milik pemerintah maupun swasta,” kata Cucu.

Dikatakannya, saat ini pemerintah daerah tengah fokus membidik pasar wisatawan mancanegara seperti Timur Tengah, Eropa, dan Amerika. Pihaknya pun optimis, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara akan bertambah, mengingat di KBB banyak objek wisata. Untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke sejumlah objek wisata di KBB, kata dia, pihaknya kini sedang mempersiapkan program e-tourism. Selain itu, pihaknya juga gencar melakukan promosi sejumlah objek wisata yang ada di KBB. “Kami mempersiapkan sejumlah terobosan agar tingkat kunjungan semakin banyak. Salah satunya, terobosan yang dilakukan melakukan MoU dengan lembaga seperti BUMN dan BUMD,” jelasnya.

Cucu menyebutkan, saat ini mayoritas objek wisata di KBB dikelola oleh pihak swasta. Adapun 3 objek wisata yang kini dikelola Pemkab Bandung Barat yakni Curug Malela, Situ Ciburuy, dan Gua Pawon. “Tiga objek wisata itu kita hanya dapat Rp 48 juta per tahun untuk PAD-nya. Sedangkan untuk objek wisata yang sudah dikerjasamakan seperti Maribaya, itu hanya dapat Rp 226 juta per tahun. Tapi untuk tahun ini kami beruntung, karena sudah bisa surplus. Bahkan jika diratakan kita capai 104 persen,” katanya.

Lebih jauh Cucu menambahkan, pendapatan dari sektor wisata di KBB ini ke depan juga perlu didukung sarana transportasi yang memadai. Apalagi, menurutnya PAD dari ketiga objek wisata yang dikelola pemerintah itu masih belum maksimal. “Kami juga terus melakukan upaya agar tiga lokasi wisata yang dikelola oleh kami ini bisa terus berkembang. Seperti untuk Ciburuy kami terus mencari investor untuk dikerjasamakan agar lebih maju lagi,” tandasnya. (drx)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.