Peluang Juara Persib Kian Tipis

Kalah 1-0 dari PSMS Medan

8
peluang juara tipis
GAGAL RAIH POIN : Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengaku timnya sulit untuk mengembangkan permainan dan kalah 1-0 dari PSMS Medan. Kekalahan ini membuat peluang juara semakin tipis.

BALI– Stadion Kapten I Wayan Dipta tampaknya kurang memberi tuah positif bagi Persib Bandung. Dua kali berkandang di markas Bali United, dua kali pula Maung Bandung takluk dari tamunya. Setelah Persebaya, kini giliran PSMS yang membungkam Persib dengan skor 1-0, Jumat (9/11) petang.

Permainan terbuka diperagakan Persib Bandung dan PSMS Medan sejak menit pertama. PSMS yang sangat butuh tambahan poin untuk keluar dari zona merah tak takut untuk bermain menyerang.

Baik Persib maupun PSMS sama-sama mengandalkan sektor sayap untuk menekan pertahanan lawan. Kecepatan M Rahmat kerap diandalkan tim Ayam Kinantan untuk menekan Maung Bandung.

ads

Situasi ini dimanfaatkan Persib dengan bermain lebih sabar untuk kemudian melakukan serangan balik. Ezechiel N’Douassel dibiarkan di depan sendiri untuk menyambut umpan lambung serangan balik Persib.

Namun, strategi ini kurang berjalan maksimal. Karena pertahanan PSMS cukup solid. Sehingga Ezechiel tak bisa mudah menembus pertahanan tim tamu.

Justru PSMS yang lebih banyak menekan pertahanan Maung Bandung. Baik melalui sektor sayap, umpan teroboson, termasuk situasi set pieces. Kondisi terakhir sempat menciptakan peluang terbaik PSMS di laga ini pada menit 27. Sayang, peluang itu disia-siakan Tanidis.

PSMS kembali mendapat peluang pada menit 41. Rahmat Hidayat menerima umpan lambung dari sisi kiri dan mengarah tepat ke gawang. Membuat kiper I Made Wirawan harus melakukan penyelamatan melalui jari tangannya.

Persib sendiri baru mendapat peluang terbaik di dalam kotak penalti saat babak pertama memasuki injury time. Berawal dari tendangan bebas Supardi yang ditepis Rohim, Bojan Malisic coba melakukan tendangan first time. Sayang tendangannya melambung jauh di atas mistar.

Di babak kedua, tim tamu tampak enggan mengendurkan tekanan. Skuad asuhan Peter Butler ini kembali berinisiatif melancarkan serangan sejak menit pertama babak kedua. Membuat Persib tertahan untuk mengembangkan permainan asli mereka.

Baru tiga menit berjalan PSMS pun akhirnya mampu menggoyang jala gawang Made Wirawan. Melalui situasi set pieces, Tanidis sukses mencocor bola sebelum diamankan Made. Sayang, posisi Tanidis sudah terlanjur offside.

Gawang Persib akhirnya benar-benar jebol pada menit 52. Diawali pergerakan cepat Frets Butuan yang kemudian mengirim umpan mendatar ke depan gawang Persib. Felipe Martins yang tak terkawal dengan mudah melanjutkan bola ke dalam gawang dengan kaki kirinya. Persib tertinggal 0-1.

Persib pun untuk bangkit. Serangan demi serangan mulai lebih banyak dilancarkan. Sayang, belum ada yang maksimal. Termasuk ketika Atep melakukan tendangan voli first time yang hanya melambung di atas mistar.

Hingga akhir laga, skor 1-0 untuk PSMS tak berubah. Posisi Persib terancam kembali digeser Persija yang baru bermain Sabtu (10/11) besok. Sementara PSMS mulai beranjak dari dasar klasemen sementara, meski belum sepenuhnya keluar dari zona merah.

Pelatih Persib Bandung, Mario Gomez mengaku timnya sulit untuk mengembangkan permainan saat dikalahkan PSMS Medan dengan skor tipis 0-1 pada laga pekan ke-30 Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Jumat 9 November 2018.

Menurut Gomez, permainan Supardi cs tidak bisa berkembang dengan karena banyaknya pelanggaran yang terjadi di sepanjang pertandingan petang itu.

“Saya tahu, kami juga membuat kesalahan dan ini bukan soal kami kalah. Tetapi kami juga tidak bisa bermain dengan pelanggaran di setiap waktu,” ungkapnya dalam sesi jumpa pers seusai laga dikutip laman resmi Persib.

Bahkan, dirinya pun sempat berpandangan lain terhadap gol semata wayang Felipe Dos Santos di menit 52 yang berhasil memenangkan PSMS.

“Bola seharusnya harus berhenti terlebih dahulu saat ada kerjadian tendangan bebas. Di situasi tadi, saya lihat bola masih bergerak. Kami tidak bisa bermain dengan situasi seperti ini. Sangat sering terjadi pelanggaran dan keputusan-keputusan pelanggaran dari hakim garis,” tandasnya. (bbs)

~ads~
BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.