Masyarakat Bandung Timur Setuju Pembentukan KBT

1

jabarekspres.com, SOREANG – Menanggapi Isu rencana pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KBT) sudah mendapat restu dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Sejumlah kepala desa (kades) di Kabupaten Bandung yang berada di wilayah Timur menyambut baik apabila rencana pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) Kabupaten Bandung Timur (KBT) terealisasi.

Sebab , nantinya akan lebih memudahkan masyarakat di bagian wilayah timur untuk mengurus keperluan terkait administrasi ke pemerintahan.

Kepala Desa Tegalluar, Kecamatan Bojong Soang, Emma Dety menyambut baik apabila rencana pemekaran Kabupaten Bandung Timur terealisasi. Dengan begitu, diharapkan pelayanan pemerintah kabupaten akan lebih dekat.

“Selama ini ada kesulitan ke Soreang (Pemkab Bandung), lumayan perjalanan jauh,” ujarnya saat dihubungi via sambungan telepon, Kamis (18/5).

Selain itu, katanya pembangunan di wilayah Tegalluar agak kurang berkembang padahal posisinya berbatasan dengan Kota Bandung. Namun dari sisi perekonomian masyarakat relatif meningkat karena banyak industri.

Terkait dengan pemekaran Kab Bandung Timur, terpisah, Kepala Desa Padamulya, Kecamatan Majalaya, Imas RE Sujana mengaku akan mengikuti hasil kajian yang ada. Dimana, apabila Kabupaten Bandung Timur layak berdiri maka akan mengikuti keputusan hasil kajian. Sementara itu, jika keberadaanya menjadi menyulitkan masyarakat maka pihaknya tidak mendukung.

“Saya selaku warga yang ada di Timur ikut kepada hasil kajian saja. Kalau layak berpisah, mandiri dan bisa berdiri sendiri ya kenapa tidak. Tapi kalau hanya akan lebih menyulitkan masyarakat ya untuk apa juga,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan tokoh-tokoh di Kabupaten Bandung Timur harus betul-betul berjuang dan memperjuangkan dengan niat untuk mensejahterakan warga dan bukan hanya untuk kepentingan golongan atau politik semata.

“Kalau terbentuk (KBT) mudah-mudahan bisa membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan tidak hanya untuk satu golongan atau kepentingan politik segelintir,” ungkapnya.

Ia menambahkan, sejauh ini dengan kondisi Kabupaten Bandung sekarang relatif baik-baik saja. Terkait dengan keluhan masyarakat yang mengaku jauh apabila mengurus administrasi ke pemerintah Kabupaten Bandung. Menurutnya itu dikembalikan lagi kepada masing-masing masyarakat. Namun, memang bagi daerah Nagreg relatif jauh jika harus ke Soreang, Pemkab Bandung.

Sebelumnya, Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI merestui pemekaran Kabupaten Bandung Timur. Pada Desember tahun 2016, lembaga tersebut mengusulkan surat rekomendasi pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk beberapa daerah Kabupaten/Kota di Indonesia. Salah satunya, Kabupaten Bandung Timur.

Ketua Deklarasi Komite Independen Pengawas Pembangunan dan Percepatan Pemekaran Kabupaten Bandung Timur (KIP4 KBT), Aas Kadarsyah mengungkapkan dalam surat yang ditandatangani oleh ketua DPD I, Ahmad Muqowan disebutkan rekomendasi tersebut harus segera dilaksanakan oleh pemerintah pada 2017.(mg3/yan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here