KPU Tasikmalaya Bekali Seluruh Pegawai Cakap Mengolah Informasi

KPU Tasikmalaya Bekali Seluruh Pegawai Cakap Mengolah Informasi
Suasana kegiatan In House Training Peningkatan Kapasitas SDM KPU Kabupaten Tasikmalaya. Foto : Hendi
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kemampuan menyampaikan informasi kepada masyarakat kini menjadi salah satu modal penting bagi penyelenggara pemilu. Menyadari hal tersebut, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tasikmalaya mulai memperkuat kompetensi seluruh pegawainya, khususnya dalam bidang jurnalistik, fotografi, dan komunikasi publik.

Langkah itu dilakukan melalui kegiatan In House Training Peningkatan Kapasitas SDM yang digelar di Kantor KPU Kabupaten Tasikmalaya, Selasa (3/11/2026). Menariknya, pelatihan ini tidak hanya menyasar pegawai di bidang hubungan masyarakat (humas), tetapi melibatkan seluruh karyawan dari berbagai divisi.

Melalui kegiatan tersebut, KPU ingin membangun kemampuan komunikasi yang merata di lingkungan internal lembaga. Setiap pegawai diharapkan mampu mengolah informasi, mendokumentasikan kegiatan, hingga menyampaikan pesan kelembagaan secara tepat dan mudah dipahami masyarakat.

Baca Juga:Hujan Beberapa Hari Picu Longsor di 16 Desa Tasikmalaya, Jalan Tertutup hingga Rumah RusakTiga Pekan Menghilang, Gadis 15 Tahun di Tasikmalaya Akhirnya Pulang ke Pelukan Ibu

Materi pelatihan mencakup teknik penulisan berita, fotografi instansi, pembangunan narasi visual, pengelolaan media sosial, serta komunikasi publik yang efektif.

Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, Hubungan Masyarakat dan SDM KPU Kabupaten Tasikmalaya, Cecep Hamzah Pansuri, mengatakan peningkatan kompetensi tersebut menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan komunikasi dan dinamika politik menjelang penyelenggaraan pemilu mendatang.

Menurutnya, KPU sebagai lembaga publik memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan masyarakat mendapatkan informasi kepemiluan yang benar, akurat, dan bersumber dari data resmi.

“SDM di lingkungan KPU harus terus ditingkatkan kapasitasnya. Semua pegawai perlu memahami cara berkomunikasi dan prinsip-prinsip jurnalistik, terutama dalam menyampaikan informasi yang bersumber dari data valid dan resmi,” ujarnya.

Cecep menegaskan, kemampuan komunikasi bukan semata-mata menjadi urusan bagian humas. Seluruh pegawai perlu memiliki pemahaman dasar yang sama agar setiap informasi yang keluar dari lingkungan KPU tetap terjaga kualitas dan akurasinya.

Sementara itu, Sekretaris KPU Kabupaten Tasikmalaya, Ergun Rahadian, menilai perubahan pola komunikasi masyarakat, terutama melalui media sosial, menuntut lembaga pemerintah untuk lebih adaptif.

Informasi tidak cukup hanya disampaikan secara formal, tetapi juga harus dikemas secara menarik, cepat, dan mudah dimengerti tanpa menghilangkan substansi maupun ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:328 Kuota Magang Nasional untuk Fresh Graduate Kembali Dibuka di Kabupaten TasikmalayaRp34,6 Miliar Digelontorkan, SOR Mangunreja Tasikmalaya Dikebut Rampung Akhir Tahun

“Seluruh karyawan harus memiliki bekal pengetahuan jurnalistik. Mereka juga harus memahami bagaimana mengelola media sosial dengan baik, sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat bisa memberikan citra positif bagi KPU,” ungkapnya.

0 Komentar