JABAR EKSPRES – Seorang pekerja UMKM keripik singkong di Desa Batujajar Barat, Kecamatan Batujajar, Kabupaten Bandung Barat (KBB), mengalami kecelakaan kerja setelah jari tangannya terjepit mesin penggiling daging, Selasa (3/11/2026).
Korban diketahui bernama Saepul Anwar (28), warga asal Cianjur. Insiden tersebut terjadi saat korban tengah menjalankan tugas menggiling daging untuk kebutuhan produksi.
Akibat kejadian itu, korban harus mendapatkan penanganan petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Bandung Barat. Petugas bahkan mengerahkan peralatan khusus untuk melepaskan tangan korban yang terjepit mesin.
Baca Juga:Ngamandian Munding, Tradisi Leluhur Bandung Barat yang Diperjuangkan Jadi Warisan Budaya IndonesiaBRT Bandung Raya Jadi Andalan Urai Kemacetan di Bandung Barat
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung Barat, Siti Aminah Anshoriah, menjelaskan kecelakaan bermula ketika korban memasukkan daging ke dalam mesin penggiling menggunakan tangan.
“Korban saat itu sedang menggiling daging untuk kebutuhan produksi. Ketika memasukkan daging menggunakan tangan, korban berusaha menekannya agar proses penggilingan lebih cepat. Namun, tangannya masuk terlalu dalam hingga jari terjepit bagian mesin,” ujar Siti saat dikonfirmasi, Rabu (4/11/2026).
Beruntung, mesin penggiling segera dimatikan sehingga tangan korban tidak sampai tergiling seluruhnya. Pemilik usaha kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban mengalami luka pada bagian jari. Setelah kejadian, pemilik usaha langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan,” katanya.
Berdasarkan laporan yang diterima Damkar Bandung Barat pada pukul 09.25 WIB, satu unit kendaraan rescue dari Mako Ngamprah langsung diterjunkan ke lokasi kejadian di Jalan Sinar Jaya RT 04 RW 14, Desa Batujajar Barat.
Petugas tiba di lokasi sekitar pukul 10.12 WIB. Proses evakuasi dilakukan menggunakan sejumlah peralatan khusus, termasuk mesin pemotong besi, untuk melepaskan bagian mesin yang menjepit tangan korban.
“Setelah melalui proses penanganan selama beberapa jam, petugas akhirnya berhasil mengevakuasi korban sekitar pukul 13.30 WIB. Selanjutnya, korban dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” jelasnya.
Baca Juga:Enam Warga Mengungsi Usai Longsor Terjang Dua Rumah di Campakamekar-Bandung Barat522 Rumah Rusak, Pemkab Bandung Barat Fokus Tangani Warga Terdampak
Siti mengingatkan para pekerja, khususnya yang beraktivitas menggunakan mesin produksi, agar selalu mengutamakan keselamatan kerja dan tidak mengambil risiko saat mengoperasikan peralatan.
“Kami mengimbau para pekerja agar lebih berhati-hati saat mengoperasikan mesin produksi. Jangan memasukkan atau menekan bahan menggunakan tangan secara langsung ke bagian mesin yang berputar karena sangat berisiko mencederai anggota tubuh,” tandasnya. (Wit)
