“Atas nama pribadi dan Pemkot Bandung, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. Lulusan INABA terbukti punya kualitas tinggi-bahkan ada yang dipercaya menjadi Direktur Utama Bank BJB. Ini bukti riil,” tutur Erwin.
Kendati demikian, Erwin mewanti-wanti para wisudawan agar tidak cepat berpuas diri. Laju perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), menuntut generasi muda untuk terus meningkatkan kapasitas diri.
“Jangan berhenti di S1. Tuntut ilmu setinggi-tingginya, lanjut ke S2, S3, kalau perlu sampai profesor. Di era pesatnya AI dan percepatan sistem, lulusan INABA harus cerdas, melek teknologi, dan adaptif,” tegasnya.
Baca Juga:Satukan Suara, Luaskan Perlindungan: BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Media dan Influencer di JabarTurba di Kecamatan Gedebage, PDI Perjuangan Kota Bandung Perkuat Konsolidasi hingga Anak Ranting
Menjawab tantangan pengangguran, Pemkot Bandung membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya dengan akademisi. Saat ini, Pemkot tengah menghadirkan UMKM Center di 30 kecamatan yang dilengkapi inkubator bisnis, pelatihan pemasaran digital, sentra kuliner, hingga job fair tingkat kecamatan. Selain itu, peluang magang dan pelatihan kerja ke luar negeri seperti ke Jepang juga terus dibuka melalui kemitraan strategis.
“Kami siap bergandengan tangan dengan para alumni INABA, baik yang ingin berkarya di pemerintahan maupun melompat menjadi wirausahawan. Mari bersama-sama memperkuat perekonomian Kota Bandung,” pungkas Erwin. (bbs)
