Cetak Lulusan Adaptif, Universitas INABA Lepas 780 Wisudawan

Universitas INABA
MENCETAK SDM UNGGUL: Prosesi Sidang Senat Terbuka Wisuda Universitas INABA Tahun Akademik 2026 yang diikuti 780 wisudawan di Hotel Festival Citylink Bandung, Sabtu (31/10/2026). 
0 Komentar

BANDUNG – Universitas Indonesia Membangun (INABA) resmi mengukuhkan 780 lulusan dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Tahun Akademik 2026 di Hotel Festival Citylink Bandung, Sabtu (31/10/2026). Gelaran ini bukan sekadar seremoni serah terima ijazah, melainkan pembuktian komitmen perguruan tinggi dalam melahirkan sumber daya manusia (SDM) yang siap berdampak nyata bagi masyarakat.

Rektor Universitas INABA Dr. Mochammad Mukti Ali, S.T., M.M., menegaskan bahwa tuntutan kampus masa kini telah bergeser. Kampus tidak lagi cukup sekadar mencetak sarjana di atas kertas, tetapi harus menghasilkan lulusan yang relevan dengan tantangan zaman.

“Kami menyiapkan mahasiswa melalui berbagai kegiatan terapan. Harapannya, saat lulus mereka tidak hanya memegang ijazah, tetapi benar-benar membawa dampak positif dan solusi bagi kehidupan masyarakat,” ujar Mukti Ali.

Baca Juga:Satukan Suara, Luaskan Perlindungan: BPJS Ketenagakerjaan Gandeng Media dan Influencer di JabarTurba di Kecamatan Gedebage, PDI Perjuangan Kota Bandung Perkuat Konsolidasi hingga Anak Ranting

Bukan sekadar jargon, kontribusi itu langsung dibuktikan di lapangan. Sebanyak 167 mahasiswa INABA diterjunkan langsung untuk mengurai benang kusut persoalan sampah di Kota Bandung. Bekerja sama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, program ini menyasar satu kecamatan dan dua kelurahan. Tak hanya itu, riset dan karya akademis mahasiswa juga diserap langsung untuk membina para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Guna menjamin keterserapan di dunia kerja, INABA menerapkan kurikulum Outcome-Based Education (OBE). Salah satu pilar utamanya adalah program magang wajib selama dua semester atau satu tahun penuh. Skema ini terbukti ampuh sejumlah mahasiswa bahkan sudah dipinang dan direkrut perusahaan tempat mereka magang sebelum resmi diwisuda.

Penguatan sinergi juga terus dipacu lewat formula Triple Helix Akademisi, Bisnis, dan Pemerintah (Academic, Business, Government/ABG). “Kolaborasi ini diarahkan untuk mendukung Bandung sebagai kota pelajar sekaligus membantu menyelesaikan berbagai dinamika perkotaan,” tambah Mukti Ali.

Kualitas pembelajaran INABA pun terpotret dari deretan prestasi. Perwakilan LLDikti Wilayah IV Agus Gemilar mencatat, sepanjang tahun 2026 saja, mahasiswa INABA sukses menyabet 113 prestasi di berbagai tingkatan.

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Kota Bandung. Wakil Wali Kota Bandung Erwin memuji konsistensi Universitas INABA dalam melahirkan talenta unggulan. Menurutnya, beradaptasi di era disrupsi membutuhkan lebih dari sekadar kecerdasan intelektual.

0 Komentar