Pasca Kasus Keluarga di Pacet Viral, Dinsos Prioritaskan Penanganan Kesehatan dan Pengasuhan Anak

Penyaluran Bansos di Kota Cimahi (Doc. Dinsos Jabar)
Penyaluran Bansos di Kota Cimahi (Doc. Dinsos Jabar)
0 Komentar

Setelah pemeriksaan di rumah sakit, Ogi dan Erna berpotensi dirujuk ke panti milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Dedik menyebut Ogi direncanakan untuk dirujuk ke panti di Sakurjaya, sedangkan Erna berpotensi mendapatkan layanan di Bina Laras, Cisarua.

Namun, keputusan rujukan tersebut masih menunggu pemeriksaan dan rekomendasi dari rumah sakit jiwa.

“Jadi, itu rencana kita bawa ke RSJ dulu untuk mendapatkan layanan kesehatan terlebih dahulu. Setelah itu, kemungkinan besar kalau Ogi kita rujuk ke panti yang di Sakurjaya, milik Provinsi Jabar. Nah, terus Erna paling kita rujuk ke Cisarua, ada Bina Laras yang milik Jabar,” ungkap Dedik.

Baca Juga:Elizabeth Hadirkan Koleksi “Bloom Beneath the Surface” di JFW 2027, Perpaduan Karakter Kuat dan FeminitasPGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Ia menegaskan, penanganan terhadap Ogi dan Erna menjadi prioritas karena dinilai mendesak. Sementara itu, tindak lanjut terhadap anggota keluarga lainnya, termasuk Melinda Ulhusna dan Cucu Jubaedah, akan dilakukan setelah penanganan awal tersebut berjalan.

Selain penanganan kesehatan, Dinas Sosial Kabupaten Bandung juga menyiapkan langkah untuk memastikan kedua anak Indah mendapatkan akses pendidikan.

Dedik mengatakan, pihaknya telah berkomunikasi dengan kepala dinas mengenai rencana membawa kedua anak tersebut ke Sekolah Rakyat agar mereka bisa memperoleh layanan pendidikan.

“Nah, kedua anaknya itu kita sudah komunikasi dengan kepala dinas sendiri. Nanti kita akan membawa ke SR (Sekolah Rakyat) untuk mendapatkan pendidikan,” katanya.

Rencana tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah untuk memperhatikan kebutuhan anak-anak di tengah kondisi keluarga yang membutuhkan pendampingan lebih lanjut.

Sebelumnya, Sekretaris Desa Mekarsari, Yasa, mengungkapkan bahwa Akbar Rizky saat ini duduk di kelas IV sekolah dasar, sedangkan Fahri Syahreza berusia lima tahun. Ia mengkhawatirkan perkembangan sosial dan lingkungan pengasuhan kedua anak tersebut.

Sementara itu, terkait kondisi Indah dan bayi yang baru dilahirkannya, Dinas Sosial masih mempertimbangkan tempat tinggal serta dukungan keluarga yang dapat diberikan setelah perawatan persalinan.

Baca Juga:Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Polres Tasikmalaya Buka Jalan Kerja bagi Warga SodonghilirTutup Youth Fest 2026, Wabup Tasikmalaya Tantang Pemuda Jadi Garda Terdepan Lawan Kemiskinan dan Kebodohan

Dedik mengatakan, Indah saat ini ingin kembali ke rumahnya di Pacet. Namun, pihaknya khawatir tidak ada anggota keluarga yang mampu memberikan pendampingan memadai apabila Indah kembali ke lingkungan tersebut.

0 Komentar