Aksi Heroik dr Diana Fitri Bantu Penumpang Melahirkan di Gerbong KA Sangkuriang Menuju Banjar

Aksi Heroik dr Diana Fitri Bantu Penumpang Melahirkan di Gerbong KA Sangkuriang Menuju Banjar
Aksi Heroik dr Diana Fitri Bantu Penumpang Melahirkan di Gerbong KA Sangkuriang Menuju Banjar
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Suasana perjalanan Kereta Api Sangkuriang relasi Yogyakarta yang berhenti di stasiun Banjar mendadak menegangkan menjelang fajar. Seorang ibu hamil mengalami pembukaan lengkap di dalam perjalanan dan berhasil melahirkan bayi laki-laki dengan selamat di gerbong makan berkat bantuan seorang dokter spesialis kandungan.

Peristiwa bermula saat KA Sangkuriang yang bertolak dari Stasiun Yogyakarta pada Jumat (30/10/2026) pukul 01.20 WIB mendekati wilayah Priangan Timur menjelang jadwal tiba di Stasiun Banjar. Pada pukul 04.20 WIB, pengeras suara kereta mengabarkan situasi darurat medis kepada seluruh penumpang di semua gerbong.

Petugas kereta api meminta kesediaan penumpang yang berprofesi tenaga medis untuk segera merapat ke gerbong makan. Salah satu penumpang yang menaiki kereta tersebut adalah dr. Diana Fitri, SpOG. Dokter kandungan yang praktik di RS Mitra Idaman Kota Banjar ini langsung bergegas menyusuri rangkaian gerbong menuju lokasi ibu yang membutuhkan pertolongan cepat.

Baca Juga:Elizabeth Hadirkan Koleksi “Bloom Beneath the Surface” di JFW 2027, Perpaduan Karakter Kuat dan FeminitasPGN Perkuat Portofolio Pasokan Gas Bumi melalui Tujuh Kesepakatan Strategis di FOREK Hulu Migas 2026

Setibanya di gerbong makan, kondisi ibu hamil diketahui sudah mengalami pecah ketuban dan terbaring beralaskan selimut di lantai kereta dengan pengawalan kru KAI. Pemeriksaan klinis darurat membuktikan tanda pembukaan telah lengkap, menandakan fase persalinan tidak dapat ditunda sampai kereta berhenti di stasiun.

“Mendadak saya langsung bangun berdiri bergegas menuju gerbong makan tanpa mengetahui terlebih dahulu ada masalah medis emergensi apa. Tanpa banyak waktu untuk berpikir, dengan kondisi darurat dan memanfaatkan peralatan yang ada, saya segera melakukan pemeriksaan,” ungkap dr. Diana Fitri, SpOG.

Menggunakan peralatan medis seadanya yang tersedia di atas kereta api, dr. Diana langsung memimpin proses persalinan. Tepat pada pukul 04.30 WIB, bayi berjenis kelamin laki-laki lahir dengan kondisi sehat dan memiliki bobot tubuh 3.1 kg. Seluruh kru kereta api dan penumpang yang berada di dekat gerbong makan menyambut tangisan pertama sang bayi dengan rasa haru dan lega.

“Rasanya ingin sekali mengusulkan nama untuk bayi mungil ini: FAJAR ALFARIZKI SANGKURIANG. Fajar, karena lahir menjelang pagi. Alfarizki selalu dilimpahi keberuntungan dan rezeki. Sangkuriang, sebagai kenangan tempat ia pertama kali menghirup udara dunia. Semoga kelak menjadi anak yang sehat, saleh, berbakti kepada orang tua, selalu dilimpahi keberkahan. Siapa tahu, suatu hari nanti ia mendengar kisah bahwa dirinya pernah lahir di atas kereta api,” tulis dr Diana di akun media sosialnya.

0 Komentar