JABAR EKSPRES – Wacana alih fungsi Lapangan Teuku Umar, Kota Bandung, menjadi kawasan olahraga dengan sejumlah fasilitas baru menuai perhatian dari kalangan pemuda.
Kejelasan konsep dan desain penataan dinilai penting agar rencana tersebut tidak menghilangkan fungsi lapangan sepak bola yang selama ini telah dimanfaatkan masyarakat.
Novian Hardiansyah dari Pemuda Peduli Lapangan Teuku Umar mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih mempertanyakan gambaran pasti mengenai rencana penataan kawasan tersebut, terutama terkait pembagian area dan jenis fasilitas yang akan dibangun.
Baca Juga:Bukan Cuma Jaga Kamtibmas, Polres Tasikmalaya Buka Jalan Kerja bagi Warga SodonghilirPembiayaan Emas oleh Gen Z Tembusan 19 persen, BCA Syariah: Jadi Pasar Baru
Menurut Novian, wacana penyediaan sejumlah fasilitas olahraga, seperti skateboard, BMX, hingga mini soccer, perlu disertai penjelasan yang konkret mengenai bentuk dan desain masing-masing fasilitas.
“Pastinya gambarnya seperti apa gitu kan. Terus yang kedua, kalau misalkan dibikin 30 persen, kan itu ada skateboard, terus ada BMX juga, sama tadi bilangnya mini soccer. Ini gambarnya juga belum tahu, seperti apa,” ujar Novian, Kamis (29/10).
Ia menilai, kejelasan desain diperlukan agar masyarakat dapat memahami bagaimana pembagian ruang dilakukan, termasuk dampaknya terhadap fungsi lapangan yang sudah ada.
Novian menegaskan, pihaknya berharap keberadaan Lapangan Teuku Umar sebagai tempat bermain sepak bola tetap dipertahankan.
Menurutnya, kondisi lapangan yang ada saat ini sebaiknya diperbaiki agar dapat kembali dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
“Kalau misalkan mini soccer, mini soccer seperti apa? Kita kan pengennya tetap lapang bola yang sudah ada. Ya sudah, dibenerin saja, lapang bola yang ini,” katanya.
Bagi Novian, penataan kawasan olahraga tidak harus selalu dilakukan dengan mengubah fungsi utama lapangan. Perbaikan fasilitas yang sudah tersedia dinilai dapat menjadi pilihan agar kebutuhan masyarakat terhadap ruang bermain sepak bola tetap terpenuhi.
Baca Juga:Kontingen Kabupaten Tasikmalaya Bidik 26 Emas di Porprov Jabar 2026, Bonus Rp100 Juta untuk Peraih EmasPolres Tasikmalaya Intensifkan Patroli Dialogis Cegah Gangguan di Momen Peringatan Sumpah Pemuda
Ia juga berharap rencana penataan Lapangan Teuku Umar dibahas secara terbuka dengan melibatkan masyarakat yang selama ini menggunakan fasilitas tersebut.
Dengan demikian, pengembangan fasilitas olahraga baru diharapkan tidak mengesampingkan kebutuhan pengguna lapangan yang sudah ada, sekaligus memastikan rencana penataan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (dam)
