Namun setibanya di simpang Sulanjana, para anggota yang hendak kembali ke Dago Cikapayang tersebut, kata Dedi malah diserang oleh sekelompok orang dengan menggunakan berbagai benda mulai dari melempari batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
“Untuk para pelaku, saat ini masih kami dalami. Situasi sudah kondusif. Kami juga telah melakukan patroli di sejumlah titik untuk mengantisipasi kejadian serupa. Dari hasil identifikasi rekaman CCTV, terdapat kemiripan antara beberapa rekaman yang kami bandingkan. Orang-orang yang sebelumnya melakukan aksi diduga memiliki kemiripan dengan mereka yang melakukan pelemparan,” ungkapnya.
“Yang jelas, mereka menyerang ketika kami hendak melakukan pergantian sif personel yang berjaga di sejumlah titik,” Imbuhnya.
(San).
