Uang Palsu Jadi Alat Transaksi, Pria Asal Cimahi Nyaris Diamuk Warga KBB

Uang Palsu Jadi Alat Transaksi, Pria Asal Cimahi Nyaris Diamuk Warga KBB
Pelaku pengedar uang palsu di Ngamprah, Bandung Barat saat diamankan petugas kepolisian. Dok istimewa
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Modus belanja menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu terbongkar di Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Seorang pria berusia 43 tahun nyaris menjadi sasaran amukan warga setelah pemilik warung mengetahui uang pembayaran yang diterimanya diduga palsu.

Peristiwa tersebut terjadi di Kampung Babakan Garut, Desa Mekarsari, Minggu (25/10/2026) sore. Terduga pelaku sempat dikejar dan diamankan warga hingga rekaman video saat dirinya dikerumuni massa viral di media sosial.

Baca Juga:Pasutri di Cimahi Edarkan Uang Palsu Selama 4 Bulan, Belanja Rp12 Juta Cuma Modal Rp100 RibuGunakan 8 Printer, Dua Bersaudara di Ciparay Cetak Uang Palsu Rp300 Juta dalam Tiga Bulan! 

Kasi Humas Polres Cimahi, Iptu Gofur Supangkat, membenarkan kejadian tersebut. Polisi mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga untuk mengamankan pria yang diduga menggunakan uang palsu tersebut.

“Memang benar ada seorang pria yang diamankan warga karena diduga menggunakan uang palsu untuk bertransaksi. Kejadiannya Minggu sore di wilayah Ngamprah,” ujar Gofur saat dikonfirmasi, Senin (26/10/2026).

Pria tersebut diketahui bernama Sandy Sugiyana (43), warga Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi. Berdasarkan keterangan sementara, Sandy diduga menjalankan aksinya dengan membeli barang di warung menggunakan uang palsu, kemudian memperoleh uang kembalian asli.

Dalam kejadian itu, Sandy mendatangi warung milik perempuan bernama Titi. Ia membeli rokok dan kopi senilai Rp12 ribu, lalu membayar menggunakan uang pecahan Rp100 ribu yang diduga palsu.

Pemilik warung yang belum menyadari uang tersebut bermasalah, kemudian memberikan kembalian sebesar Rp88 ribu. Setelah transaksi selesai, Sandy meninggalkan warung menggunakan sepeda motor.

Kecurigaan muncul setelah Titi meminta cucunya memeriksa keaslian uang yang diterima. Begitu mengetahui uang tersebut diduga palsu, ia langsung berteriak meminta bantuan warga untuk mengejar Sandy.

Warga berhasil menghentikan pria tersebut sebelum meninggalkan lokasi lebih jauh. Namun, situasi sempat memanas ketika sejumlah warga berkerumun mengelilinginya hingga akhirnya melaporkan kejadian itu ke Polsek Padalarang.

Baca Juga:Kiai Palsu di Ciamis Tipu Uang Rp150 Juta, Korban Dijanjikan Hibah Rp33 MiliarPolisi Dalami Peredaran Uang Palsu di Pasar Ujung Berung, Seorang Lansia Terlibat

“Warga yang mengetahui dugaan peredaran uang palsu itu langsung mengamankan yang bersangkutan. Karena situasi mulai memanas, warga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Padalarang,” jelas Gofur.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga Sandy pernah melakukan aksi serupa di kawasan Cimindi, wilayah perbatasan Kota Cimahi dan Kota Bandung. Modusnya disebut sama, yakni berbelanja menggunakan uang palsu pecahan Rp100 ribu untuk mendapatkan uang kembalian asli.

0 Komentar