Kapolres Banjar Ajak Jemaat Perkuat Toleransi dan Waspada Kejahatan

Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro saat menyerap aspirasi kepada para jemaat gereja Gereja Kristen Indonesia
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro saat menyerap aspirasi kepada para jemaat gereja Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Banjar, Jalan Kantor Pos, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Minggu (25/10/2026). (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Polres Banjar terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui program Minggu Kasih. Pada Minggu (25/10/2026), Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro bersama Wakapolres Banjar dan sejumlah pejabat utama Polres Banjar hadir di Gereja Kristen Indonesia (GKI) Kota Banjar, Jalan Kantor Pos, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman.

Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Banjar. Kehadiran jajaran kepolisian disambut jemaat sebagai ruang dialog untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, saran, kritik, serta informasi mengenai persoalan yang berkembang di lingkungan sekitar.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Banjar,” kata AKBP Didi.

Baca Juga:Kebakaran Gunung Sumbing Padam, Ahmad Luthfi Minta Percepat RehabilitasiAneka Bencana Mengancam Tasik, TAGANA Bekali Linmas Pengetahuan Penanggulangan

Program Minggu Kasih menjadi sarana bagi Polres Banjar untuk menyerap masukan langsung dari masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan jemaat melalui komunikasi terbuka. Dalam pertemuan itu, Kapolres menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarumat beragama, menghormati perbedaan keyakinan, dan memperkuat kepedulian terhadap lingkungan.

“Saya mengajak jemaat meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan seperti pencurian dan penipuan dengan menjaga barang berharga, memastikan keamanan rumah saat ditinggalkan, serta tidak mudah percaya kepada pihak yang menawarkan sesuatu secara mencurigakan,” ujarnya.

Kapolres menyampaikan bahwa layanan Call Center Polri 110 dapat dimanfaatkan jemaat apabila mengetahui atau mengalami tindak kejahatan maupun gangguan keamanan yang membutuhkan penanganan kepolisian. Pelaporan cepat diharapkan membantu petugas merespons kejadian dengan tepat. Selain pesan kamtibmas, ia mengingatkan jemaat agar membimbing generasi muda menjauhi perilaku merugikan, termasuk judi online.

“Jemaat diimbau bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi informasi yang belum terverifikasi, serta mengedepankan dialog dalam menyelesaikan perbedaan,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Banjar menegaskan komitmen untuk terus hadir di tengah jemaat, membangun komunikasi yang terbuka, serta memperkuat sinergi dalam menjaga kerukunan dan keamanan. Aspirasi dan informasi yang disampaikan jemaat menjadi masukan penting bagi kepolisian dalam meningkatkan pelayanan serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

“Melalui program Minggu Kasih, kami ingin mempererat silaturahmi sekaligus mendengar langsung aspirasi dan masukan dari jemaat. Kami mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kejahatan, serta tidak ragu menghubungi Call Center Polri 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian. Keamanan akan terjaga lebih baik apabila kita saling peduli dan bekerja sama,” ujar Kapolres Banjar. (CEP)

0 Komentar